AQL InfoArtikel

UBN Sampaikan Alasan Mengapa Umat Islam Harus Membebaskan Baitul Maqdis

PRESIDEN  Amerika Serikat, Donald Trump, akan meresmikan kepindahan Kedutaan AS dari Tel Aviv ke kota Al-Quds (Yerussalem) pada tanggal 14 Mei 2018 nanti. Merealisasikan keputusannya yang sudah ditandatangani pada tanggal 6 Desember 2017 lalu. Termasuk akan memberikan Kota Al-Quds (Yerussalem) kepada negara Yahudi, yang akan dijadikan sebagai Ibukota Israel.

Pemindahan Kedutaan AS ke Kota Al-Quds adalah salah satu tahapan penting bagi Zionis Israel untuk merebut Masjid Al-Aqsha. Bagi Zionis Israel, tidak ada artinya Israel tanpa Yerussalem. Dan tidak ada artinya Yerussalem tanpa Sinagog Sulaiman. Karena Sinagog Sulaiman digunakan untuk memobilisasi Yahudi dunia agar datang ke Palestina, memprovokasi Yahudi dunia untuk menghancurkan Masjid Al-Aqsha dan menggantinya dengan Sinagog Sulaiman.

Zionis Israel memilih tanggal 14 Mei bukan tanpa alasan. Pemilihan tanggal ini sengaja disesuaikan dengan tanggal deklarasi negara Yahudi Isarel, yaitu 14 Mei 1948. Zionis Israel mendeklarasikan negara Yahudi di atas tanah sah milik warga Palestina. Zionis Israel merampas tanah wakaf milik umat Islam. Maka deklarasi negara Israel tanggal 14 Mei 1948 adalah legalisasi penindasan terhadap warga Palestina.

Setiap tahun tanggal ini diperingati sebagai perayaan kemenangan bagi Yahudi. Sehingga sehari setelahnya, tanggal 15 Mei dikenal sebagai Hari Nakbah, Hari Kesengsaraan bagi bangsa Palestina. Zionis Israel selalu menggunakan tanggal-tanggal yang disakralkan untuk membangkitkan emosional diantara mereka, demi mengobarkan api permusuhan kepada umat Nabi Muhammad Saw. Menumpahkan dendam kekalahan mereka dalam perang Khaibar. Rasulullah Saw. mengakhiri mengakhiri hegemoni Yahudi di Madinah dengan perang Khaibar. Kekalahan di Khaibar ini menjadi dendam kepada Rasulullah Saw. dan umatnya yang tidak pernah dilupakan.

Dendam itu mereka tunjukkan secara terang-terangan. Mereka meracun Rasulullah Saw. dalam jamuan setelah perang Khaibar. Allah takdirkan racun itu tidak bereaksi saat itu kepada Rasulullah Saw. Tapi racun itu bereaksi setelah tiga tahun, menggerogoti dan melumpuhkan tubuh Rasulullah Saw., Beliau pun jatuh sakit yang mengantarkan syahidnya akibat racun Yahudi Khaibar.

Untuk itu, siapa saja yang mempunyai setetes cahaya iman dalam hatinya maka sambutlah seruan pembebasan Baitul Maqdis. Rencana pemindahan kedutaan besar AS adalah ujian kepada seluruh umat Islam dunia. Apakah ada iman dalam hati. Itu juga tanda bahwa pintu surga telah dibuka lebar.

 

سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا ۚ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ

Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS. Al Isra’: 1)

Keberkahan akan diberikan kepada hati yang terhubung dengan Baitul Maqdis. Bangsa yang menjadi pelopor perjuangan pembebasa Baitul Maqdis akan diberkahi oleh Allah Swt. untui itu, jadilah pencari berkah sejati dalam hidup ini. memang ada keberkahan dalam bekerja di kantor, keluar rumah dengan adab yang diajarkan Rasul, pergi ke masjid, tapi berkah yang paling bergensi adalah berkah tanah Baitul Maqdis. Keberkahan akan tercurah dan perubahan akan dirasakan, baik Indonesia sebagai individu maupun Indonesia sebagai Negara.

Baitul Maqdis adalah tempat mi’raj Nabi Muhammad Saw., bukan kota suci Mekah. Keberkahan Baitul Maqdis pun bisa kita lihat pasca isra’ dan mi’raj Nabi Muhammad Saw.. sebelumnya beliau mengalami intimidasi, pengusira, pengcaplokan hak, istri dan kakek beliau meninggal dunia. Akan tetapi, setelah mi’raj terjadi percepatan kegemilangan dan kejayaan Islam. Ada banyak keberkahan yang bisa kita dapatkan dalam gerakan Indonesia Bebaskan Baitul Maqdis.

Ketika mentadabbur surat Al Isra secara keseluruhan, kata para ulama, dalam surat inilah kata Al-Qur’an paling banyak disebutkan. Para ulama berpendapat bahwa barangsiapa yang memulai harinya dengan Al-Qur’an dan menjadikan hidupnya sebagai generasi Qur’ani, maka ia akan mendapatkan keberkahan Baitul Maqdis. Dengan demikian, senjata, amunisi, dan tentara yahudi akan runtuh di hadapan Qur’an. Artinya, hanya orang-orang yang di dalam hatinya ada Al-Qur’an yang mampu membebaskan Baitul Maqdis dari cengkraman penjajah Baitul Maqdis. Bacalah Al-Qur’an, tadabburi, amalkan, dan matilah bersamanya maka anda akan menjadi pemenang dunia akhirat.

Penutup, orang yang dadanya telah dipenuhi cahaya Al-Qur’an maka selalu terfikir untuk membaskan Baitul maqdis. Bisnismen pasti berfikir akan menyisikkan sebagian keuntungannya untuk dikirim ke Baitul Maqdis, Jurnalis aktif menyampaikan informasi yang benar, guru akan mengajari muridnya, seorang pejabat tidak akan menyia-nyiakan jabatannya, dan seorang muslim pasti terus-menerus mendoakan pejuang yang sekarang berada di Baitul Maqdis. *Ditulis dari khutbah KH Bachtiar Nasir di AQL Islamic Center, 4 Mei 2018.

 

Sebarkan Kebaikan!

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close