InternasionalNasionalNews

UBN: Bersatu Kita Bebaskan Baitul Maqdis

JAKARTA (AQLNEWS)- Sejak pengumuman Presiden Amerika Serikat, Donald Trump pada tanggal 6 Desember 2017, yang menjadikan Yerussalem (Baitul Maqdis) sebagai ibukota bagi penjajah Zionis Israel. Seluruh dunia melakukan penolakan, baik ditingkat masyarakat maupun dunia.

Amerika Serikat bahkan menegaskan akan tetap memindahkan kedutaannya pada tanggal 14 Mei nanti. Keputusan ini bertepatan dengan 70 tahun dimulainya pendudukan Israel atas Palestina. Hal ini sangat jelas menggambarkan sikap jahat dan zalim Trump yang menantang dunia.

Mengenai hal itu, rakyat Indonesia menggelar Aksi Indonesia Bebaskan Baitul Maqdis pada hari, Jumat, 11 Mei 2018, sebagai peringatan buat Trump, bahwa umat Islam Indonesia mengecam tindakannya. Bahkan, Ketua Koalis Indonesia Bela Baitul Maqdis KH Bachtiar Nasir mengajak seluruh umat Islam dunia untuk bersatu melawan kezaliman Trump.

“Wahai masyarakat muslim dunia, inilah saatnya kita untuk bertsatu, jangan khawatir apa yang mereka lakukan di tanah suci kita semua. Wahai masyarakat agama-agama seluruh dunia; Islam, Nasrani, dan Yahudi yang kembali kepada kitab sucinya, saatnya kita agama-agama di dunia dipersatukan untuk menghancurkan kezaliman di muka bumi,” Tegas KH Bachtiar Nasir.

Beliau juga menegaskan bahwa umat Islam Indonesia tidak hanya menentang tapi juga mengingatkan jika Trump tidak menghentikan tindakan tersebut, dia akan merasakan akibat perbuatannya.

“Trump, hari ini masyarakat Indonesia hadir di Monas untukmu wahai Trump, yang telah melakukan penistaan terhadap tanah suci kami. Dengarkan wahai Trump bahwa kami hadir di sini bukan hanya menentang tapi kami juga mengingatkan jika kamu tidak berhenti terhadap perbuatanmu, kamu akan menerima bayarannya.” tegas UBN berapi-api di hadapan jutaan jamaah yang memadati silang Monas.

“Sekali lagi, wahai Trump jika kamu terus menerus melancarkan aksimu, memprovokasi dunia, menciptakan chaos di muka bumi, kamu pasti akan menerima bayaran atas perbuatannmu,” lanjutnya.

Selain itu, sebelum acara dimulai, KH Bachtiar Nasir juga menyebutkan bahwa rakyat Indonesia akan menjalankan amanat Undang-undang Dasar Republik Indonesia, sebagaimana tercantum dalam pembukaannya bahwa penjajahan diatas bumi harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

“Atas nama rakyat indonesia, kami ingin meneruskan perjuangan para pemimpin bangsa dalam Konferensi Asia Afrika pada tahun 1955 di Bandung, konferensi yang pertama di mana Palestina sebagai negara dan bangsa yang terjajah, menjadi kewajiban bagi peserta konferensi Asia Afrika untuk membebaskannya,” tegasnya.

Ia pun mengapresiasi massa yang terus berdatangan menyuarakan solidaritas atas Palestina.

“Ini sebagai bukti indonesia telah bersatu, rakyatnya khususnya, dan mudah-mudahan begitu juga kepada negara kesatuan republik indonesia untuk bersatu membebaskan Baitul Maqdis,” tegasnya.

*MN

 

Sebarkan Kebaikan!

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close