Tadabbur Surat Al-Jin : 20-23 l Untung Kita Punya Rasulullah

(20) – Katakanlah (Muhammad), “Sesungguhnya aku hanya menyembah Tuhanku dan aku tidak mempersekutukan sesuatu pun dengan-Nya.”

(21) –  Katakanlah (Muhammad), “Aku tidak kuasa menolak mudarat maupun mendatangkan kebaikan kepadamu.”

(22) – Katakanlah (Muhammad), “Sesungguhnya tidak ada sesuatu pun yang dapat melindungiku dari (azab) Allah dan aku tidak akan memperoleh tempat berlindung selain dari-Nya.

(23) – (Aku hanya) menyampaikan (peringatan) dari Allah dan risalah-Nya. Dan barang siapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya dia akan mendapat (azab) neraka Jahanam, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya.

TADABBUR AYAT

Bagaimana jadinya jika Allah SWT tidak mengutus Muhammad untuk kita? Bagaimana jika Al-Qur’an tidak diturunkan sebagai pedoman kepada umat manusia? Dan bagaimana jadinya jika Rasul tidak menjelaskan kandungan makna Al-Qur’an? Untung kita punya Rasulullah.

Dalam surat Al-Jin ayat 20-23 terdapat pernyataan Muhammad terkait dirinya, dan maksud kenapa dia diutus kepada umat Manusia.

Ayat 20 surat Al-Jin berbicara soal akidah. Jika statmen dalam ayat ini kita pegang sebagai ideologi, maka itu cukup untuk mengantarkan kita kepada ridha Allah.

Kata (Innama) dalam ayat ini bermakna pembatasan. Nabi juga manusia biasa layaknya kita, hanya saja dia dibebani amanah yang berat. Nabi hanya mampu berdoa dan mendoakan ujarnya, hanya sebatas itu. Ditegaskan juga bahwa dalam doanya dia tidak menyekutukan Allah SWT. Ini adalah akidah yang diajarkan dalam Islam. Hal ini pula yang ditegaskan kepada umatnya, jika berdoa jangan menyekutukan Allah, dan ini adalah syarat utama diterimanya doa. Doa akan dikabulkan oleh Allah jika tidak mengandung unsur syirik di dalamnya.

Apa pun doa yang kita ajukan kepada Allah, tidak akan diterimah jika disertai oleh kesyirikan. Makanya, untungnya kita punya Rasul, walau dia juga hanya mampu berdoa, tapi dia telah diberi Wahyu yang bisa membimbing kita kepada akidah yang benar, dan bagaimana caranya agar doa kita dikabulkan oleh Allah.

Ayat 21 membicarakan bahwa nabi tidak bisa mendatangkan manfaat dan menolak bahaya. Upaya apa pun yang dilakukan oleh nabi itu atas kehendak Allah melalui wahyu.

Nabi tidak punya apa pun untuk mendatangkan manfaat dan menolak mbahaya. Sebab, manfaat dan bahaya datang dari Allah SWT.

Ayat 22 sesungguhnya tidak ada yang bisa membantu jika Allah hendak mengazab Nabi Muhammad Saw.

Bahkan manusia selevel nabi pun tidak bisa menolak azab jika hendak diazab, lalu bagaimana dengan kita sebagai manusia biasa? Tidak ada yang bisa mendatangkan perlindungan dan pertolongan selain Allah SWT.

Ayat 23 menegaskan bahwa nabi itu tugasnya hanya memberi peringatan dan memberi kabar gembira. Dia tidak kuasa menolak bahaya dan mendatangkan manfaat.

Tanpa terkecuali, jika durhaka kepada Allah maka dia akan diazab, dan akan kekal dalam neraka selama-lamanya.

Singkatan tiga pernyataan Rasulullah sebagai berikut;

1. Hanya mampu beribadah dan berdoa serta tidak syirik.
2. Tidak mampu mendatangkan/menolak bahaya dan manfaat.
3. Tidak ada yang dapat melindungiku dan tak ada tempat bersandar selain Allah.

UNTUNGNYA KITA PUNYA RASULULLAH

Sangat penting membentuk cara pandang dan sifat mental dalam mengimani Rasulullah. Cara pandang ini sangat penting dalam kehidupan kita sehari-hari. Cara pandang itu, kalau Rasul saja tidak mampu menyelamatkan dirinya, bagaimana dengan kita, umatnya?

Kemampuan manusia hanya mampu berdoa, dan doa itu akan terkabul jika tidak ada unsur kesyirikan di dalamnya. Walaupun seseorang terlihat hebat, pakaiannya lengkap, wangi dan ditangannya ada tasbih, jika masih ada kesyirikan dalam dirinya, maka tidak akan dikabulkan doanya oleh Allah. Jika hati sudah bersih maka pasti apa pun doanya akan diterima oleh Allah.

Cara pandang kedua yang harus kita tanam adalah pertolongan hanya milik Allah, Rasul terbatas dalam soal itu. Allah SWT berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 213;

“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.”

Ketika ayat ini diturunkan, ayat ini sangat menggoncang jiwa Rasulullah dan para sahabatnya. Tapi Allah juga menegaskan bahwa pertolongan Allah itu sangat dekat.

Keyakinan ini sangat penting untuk ditanamkan, bahwa pertolongan Allah itu sangat dekat dan pasti adanya, selama kita tidak menyekutuka-Nya dan mampu bersabar menanti pertolongan itu.

Tidak ada yang mampu mendatangkan manfaat dan menolak bahaya selain Allah. Tapi untungnya kita punya Rasulullah. Dialah yang membimbing kita bagaimana caranya mendatangkan manfaat dan menolak manfaat.

Rasul telah diwahyukan tentang bagaimana mendatangkan manfaat dan menolak bahaya, sehingga dengan adanya beliau, kita diuntungkan.

Seperti hikmah bacaan surat yasin, seseorang yang membaca surat itu maka akan dilindungi oleh Allah dari mara bahaya. Untung ada Rasul yang memberitahukan kita tentang hal ini.

Juga seperti peringatan beliau yang lain, bahwa musibah sebenarnya berasal dari dosa yang kita lakukan. Maka jika ingin menolak musibah maka jangan berbuat dosa dan selalu memohon kepada Allah, di setiap waktu.

Selain itu sering-seringlah mendoakan orang yang kita cintai, orang tua, istri, anak, dan orang Islam baik yang masih hidup dan sudah mati.

Salah satu doa yang diajarkan Rasul adalah doa untuk orang yang dicintai.

Doa-doa itu lebih dahsyat daripada apapun yang ada di dunia ini. Karena Dia-lah yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Maka, untungnya kita punya Rasulullah yang membimbing kia untuk mendapatkan pertolongan-Nya.

Dalam Al-Qur’an juga telah dijelaskan bagaimana cara cepat keluar dari masalah. Allah SWT berfirman;

“Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar.” (QS. At-Talaq: 2).

Semakin tinggi ketakwaan seseorang semakin luas jalannya untuk keluar dari kesulitan. Orang bertakwa itu tidak pernah takut terhadap ancaman bahaya dari mahluk-Nya.

Matematika Allah itu tidak ada batasnya. Yang kita sebut usaha dan kerja hanyalah pembatasan. Jadi kalau kamu mendapatkan keuntungan dengan modal ilmu ikhtiar maka hasilnya adalah pembatasan.

RUMUS DUNIA

RASIO + USAHA = PEMBATASAN.

RUMUS BERUNTUNG DUNIA AKHIRAT

TAKWA + USAHA (AMAL SHALEH) = TAK TEEBATAS.

Agama kita lewat bimbingan Rasulullah tidak hanya membuat kita hoki tapi sampai tak terbatas.

Untung ada nabi yang datang kepada kita membawa dengan risalahnya. Bagaimana caranya mendapatkan perlindungan, tentang cara mendapatkan pertolongan Allah, keluar dari musibah, dan masih banyak lagi.

Dalam kehidupan ini, orang stress itu karena tidak tawakal kepada Allah, sebagaimana yang telah diajarkan nabi dalam banyak hadisnya. Sebab, stress itu muncul karena menuntut pikiran untuk mewujudkan keinginannya.

Bencana terbesar bagi seorang hamba adalah tidak merasa cukup dengan apa yang telah didapatkannya. Tidak mensyukuri nikmat-Nya. Memiliki banyak uang pusing dan hanya sedikit yang juga pusing.

Jika hari sudah mendapat sandarannya, yaitu ayat-ayat Allah, maka kita akan menjadi produsen-produsen kebahagiaan. Bahkan kita akan menjadi sandaran bagi orang lain. Jika sandaran itu telah kita dapatkan, maka kita tak butuh lagi sandaran darinselain-Nya.Tawakal itu obat jiwa. Sehingga selalu mendatangkan ketenangan dalam jiwa kita. *Tadabbur Selasa pagi, Masjid Raya Pondok Indah, Jakarta Selatan. Selasa (28/11/17)

Sebarkan Kebaikan!