Soal Keputusan Trump, UBN: Harapan itu Sudah Dekat

PEKANBARU (AQLNEWS)- Rabu (6/12), Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara resmi mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel dan akan mempersiapkan pemindahan Kedutaan Besar AS ke kota tersebut.

Menanggapi hal itu, Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-Ulama) KH Bachtiar Nasir mengatakan bahwa harapan Palestina merdeka dan Baitul Maqdis kembali ke tangan umat Islam itu sudah dekat.

“Harapan itu sudah dekat. ketika Yerussalem dijadikan ibukota Israel, dan semua musuh Islam bersatu , itu berarti sebentar lagi mereka akan tumbang. Dan peradaban baru dibawah naungan Islam akan segera bangkit”, tegasnya.

Menurutnya, Negara yang dengan penduduk mayoritas muslim, Indonesia, akan menjadi lokomotif kebangkitan Islam. “Orang yang bisa membebaskan Al Aqsa adalah umat yang jauh dari Al Aqsa. Sebentar lagi peradaban Islam akan bangkit di Indonesia”, ungkap UBN kepada jamaah.

Akan tetapi, ayah tiga anak itu menegaskan bahwa tidak serta-merta langsung menang. “Kemenangan yang sesungguhnya sifatnya hanya pemberian dari Allah SWT”, ucapnya.

Untuk bisa mendapatkan pertolongan Allah, setidaknya ada dua syarat; pertama, berpegang teguh kepada tali Allah. Kedua, bersatu dalam satu kalimat, yaitu kalimat tauhid. Serta ada dua hal yang membuat umat ini gampang terpecah belah, yaitu jauhnya umat dari Al Qur’an dan adanya pengelompokan-pengelompokan terhadap umat Islam.

“Mereka, musuh agama dan negara, tidak peduli kamu ini bajunya putih atau hijau, tidak perduli kamu NU atau Muhammadiyah, mereka tidak perduli bangsa negara ini hancur. Yang mereka mau adalah kita umat berpecah belah, bawa lari kekayaan Indonesia yg luar biasa ini,” jelasnya.

 

Foto UBN Tausiyah:

 

 

 

Sebarkan Kebaikan!