Sering-sering Ingatkan Anak soal Surga

Apa gunanya menyesal di kemudian hari? Baiknya memang kita peka terhadap peingatan Allah SWT sebelum janji Allah terjadi. Jangan jadi orang yang menghardik anak yatim, jangan jadi orang pelit mikirin perut sendiri, jangan jadi orang yang memikirkan kekuarga sendiri, jangan jadi pencinta harta, jangan mencampuradukkan antara fakta dan kebatilan.

Merasa cukupkah dengan yang halal. Merasa cukuplah dengan yang diberikan oleh Allah SWT. Kalau dapat harta jangan terlalu girang. Jangan pernah jadikan hawa nafsu sebagai standar. Kalau suatu hari dapat nikmat tetapi cocok dengan hawa nafsu, percayalah bahwa itu adalah bencana. Tetapi meski itu kelihatannya adalah bencana tetapi tidak disukai oleh hawa nafsu, percayalah itu sebenarnya nikmat. Allah memberikan dunia kepada orang yang dicintai dan orang yang tidak dicintai. Tapi Allah hanya memberikan agama kepada orang yang dicintai-Nya.

Dalam Al-Qur’an Surat Al-Fajr disebutkan, ketika Malaikat datang menjemput, Malaikat ini berkata: “Wahai jiwa yang tenang. Kembalilah kamu pada kehidupan dan kehendak Allah lagi dirihai disisi Allah.” Jiwa yang tenang maksudnya adalah jiwa orang yang beriman. Kembalilah kepada perintah dan kehendak Allah dengan hati yang puas akan pahala yang kamu terima lagi diridhai Allah. Masuklah dalam jamaah hamba-hambaku yang saleh. Dan masuklah ke dalam surga-Ku bersama hamba-hambaku yang saleh.

Sering-sering bilang, kita masuk surga yuk? Kepada anak-anak dikatakan, “jangan teriak-teriak Nak! Karena di surga itu penduduknya tidak teriak-teriak. Penduduk surga itu perkataannya lembut.” Jadi, kalau ada yang tidak bahagia dengan anaknya, apapun masalahnya, ada caranya supaya bahagia. Yaitu, didiklah anak dengan sungguh-sungguh! Ada dosa yang tidak bisa dihapus kecuali dengan sungguh-sungguh mendidik anaknya. Mendidik anak itu bukan dengan memberikan segalanya dengan uang apa pun keinginannya.

Kalau ingin sungguh-sungguh masuk surga, kata surga ini harus dikunci dalam otak anak kita. Carikan teman yang bisa membuat anak-anak kita bisa masuk surga. Cari lingkungan yang bisa membawa kita ke surga. Itu dari kecil sudah dilatih kepada anak-anak. *azh (Disarikan dari ceramah KH Bachtiar Nasir)

Sebarkan Kebaikan!