AQL InfoArtikelGaleri FotoNews

Senyum Duka Korban

Palu, Berkah Berjamaah.
Rabu, 3 Oktober 2018.

Terkapar lunglai dibakar terik matahari, tenda kotor dan tak layak huni, diselimuti udara bau anyir tak sedap, dari mayat korban yang belum terevakuasi. Distribusi logistik yang belum merata, dan senyum duka korban di antara puing reruntuhan menjadi fakta pemandangan lumrah di Kota Palu saat ini. Jauh dari kata indah.

Hingga hari ini, sudah tercatat tujuh puluh ribu lebih pengungsi yang terbagi di berbagai tempat. Seribuan korban meninggal yang berhasil dievakuasi, dan ribuan lain yang masih tertimbun runtuhan bangunan, sisa amukan alam.

65 ribu lebih hunian warga rusak. Dari yang retak, hingga yang tak lagi tersisa, dan rata dengan tanah. Tidak hanya itu, malam di kota Palu seumpama zaman batu. Gelap total. Mayoritas warga kembali menggunakan pelita tradisional untuk sumber cahaya.

Menurut Korem 132 /Tadulako, pusat data Kota Palu pasca gempa, puluhan infrastruktur yang rusak parah antara lain; Jembatan kuning, Bandara, Hotel Roa-Roa, Mall Tatura, Hotel De Syah, Jalan 12 titik, RS anatupura (Roboh), Anjungan Talise, Kantor TVRI, dan beberapa infrastruktur lainnya.

Hingga hari ke lima pasca gempa dan tsunami Palu-Donggala, semangat team AQl Peduli dan Berkah Berjamaah untuk membantu korban tak surut. Menembus siang yang sangat panas. Jalanan banyak yang terbelah, walau bisa dilewati mobil, namun terasa diguncang gempa kecil yang masih sering terjadi.

Saat tiba di salah satu bekas pusat perbelanjaan di Masomba, Kota Palu, team memberanikan diri masuk ke dalam bangunan yang sangat rawan rubuh. Tidak jauh dari akses masuk, tercium bau tak sedap dari korban yang belum di evakuasi, “Di dalam masih ada seratus lebih mayat mas, karyawannya saja berapa memang, belum lagi orang yang mau belanja.” Cerita Aris salah satu relawan AQL Peduli yang juga warga lokal Palu.

Selanjutnya, team meninjau Rumah sakit Bhayangkara yang menjadi pusat evakuasi korban yang ditemukan. Belum lagi masuk pintu gerbang, bau tak sedap sudah menyerang indera penciuman disertai 29 derajat terik matahari yang terasa membakar kulit.

Saat ini, waktu menunjukkan pukul 18.45 WITA, kami team Berkah Berjamaah masih musyawarah untuk memetakan apa yang akan dilakukan ke depannya. Semoga bisa berbagi kebahagiaan kepada semua warga uang membutuhkan.

Salurkan donasi terbaik untuk Palu dan Donggala melalui :

Bank Syariah Mandiri (kode : 451) 7555250007
a/n Yayasan Pusat Peradaban Islam

Do’a dan kepedulian kita sangat berarti
agar mereka kuat dan sabar menjalani musibah ini.

lnformasi dan konflrmasi : +6281292847019

#BerkahBerjamaah
#AQLPeduli
#AQLMedia

Sebarkan Kebaikan!

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close