News

Semangat Subuh Berjamaah, UBN Sampaikan Tiga pesan ini

BALI (AQLNEWS)- Terlihat jamaah shalat subuh memadati Mushola Al-Qamar, tidak hanya laki-laki, anak-anak, tapi ibu-ibu juga sangat antusias mengikuti kuliah subuh yang disampaikan oleh KH Bachtiar Nasir. “Shalat subuh berjamaah adalah momen yang paling ditakuti musuh Islam” kata UBN memulai tausiahnya.

Walaupun Indonesia menghadapi berbagai permasalahan, tapi kondisi secara umum masih lebih baik dari dunia Islam lainnya. “perbanyaklah syukur. Berbuatlah atas nama syukur dan bekerjalah atas nama syukur. Realisasikan syukur itu dalam bentuk perbuatan dan dalam pekerjaan sehari-hari” jelasnya di Mushola Al-Qomar, Denpasar, Bali. Sabtu Subuh, (25/11/17).

 

“Pesan pertama yang ingin saya sampaikan adalah, nikmat Islam yang kita dapatkan di Indonesia itu lebih baik dibandingkan saudara-saudara kita di dunia Islam lainnya. Mulai melihat persoalan ini lihatlah optimisme melihat masa depan. Al-Qur’an telah menunjukan jalan lurus untuk melihat wajah Allah, makanikutilah.” Sambunya.

Kedua, nikmat yang sudah diberikan Allah saat ini jangan hanya dinikmati sendiri, tapi berbagi dan ajaklah sesama untuk menikmati nikmat kita itu. “Nikmat terbesar kita di dunia ini adalah Islam. Rasulullah diutus untuk mengajak manusia ke surga, maka beruntunglah orang mengikuti hidupmya. Nikmat iman dan Islam, jangan untuk sendiri, berdakwahlah kepada seluruh manusia agar manusia mendapat Rahmat Allah SWT.” Tegasnya.

Ketiga, kebangkitan Islam akan dimulai dari Indonesia. Seluruh dunia Islam berharap kepada penduduk mayoritas muslim ini untuk menyebarkan nilai-nilai Islam ke seluruh dunia.

“Indonesia itu dianggap kakak tertua umat Islam di Indonesia. Dubai Islam juga sangat berharap kepada kita. Saya yakin, peradaban Islam akan dimulai dari negeri ini. Maka apakah kita hanya mau jadi penonton atau pelaku sejarah?” Jelasnya.

Namun saat ini kuantitas umat Islam belum sejajar dengan kualitasnya. Bukan tidak bisa tapi belum mulai. Umat Islam banyak yang cerdas, hanya belum bersatu. “Kita ketinggalan jauh Karana kita belum bersatu” ucapnya.

“Permasalah kita (umat Islam) adalah, dengan kuantitas belum memanfaatkan kualitasnya. Kalau sudah bersatu, saya yakin kita bisa menendentumkan peradaban Islam di dunia ini.” Sambungnya.

Orang hebat adalah orang yang selalu mendoakan kebaikan untuk saudaranya. “Bayangkan di dunia ini ada 1.7 Milyar orang Islam. Jika kita mendoakan saudara kita, maka balasan Allah, hitunglah! Itu hanya orang hidup. Doa kita juga untuk orang mati. Jadi berapa milyar kebaikan yg kita dapatkan jika mendoakan saudara kita” tanya kepada jamaah.

Pengurus pusat Muhammadiyah ini menutup tausiyahnya dengan sebuah nasehat, “Tunjukan bahwa kuantitas setara dengan kualitas kita. Hal itu akan hebat jika kita semua bersatu. Jangan takut memulai, karena tugas kita hanya memulai Allah yang menyempurnakan. Penyakit jiwa yang paling menyakitkan adalah cinta dunia”.  katanya.

Sebarkan Kebaikan!

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close