AQL InfoArtikelNews
Trending

Sarqiah, Nenek 85 Tahun yang Tangguh

Lombok, Berkah Berjamaah. Jangan main-main dengan ibu tua satu ini. Sarqiah tidak lagi muda. 85 tahun kulit tubuhnya menemani hingga keriput, jadi bukti perjalanan usia yang lumayan panjang. Pendengarannya juga mulai berkurang. Jalannya pun sedikit tertatih. Tapi dia, juga sederet korban gempa lainnya, adalah pejuang kehidupan yang diberikan keselamatan dan kesempatan nafas kedua oleh Allah untuk terus beramal.

Cerita Sarqiah tua yang tidak hidup sendiri. Beliau mempunyai 2 anak lelaki, yang satu sudah merantau.. walau tak lagi berkabar. Satu lagi anaknya buta tinggal bersamanya, ditemani sang istri yang terkulai di atas dipan, stroke. Sarqiah juga mempunyai 1 anak yatim, yang setia menemani menghabiskan hari dimasa tua, dalam satu rumah sederhana di pinggir pantai desa Pemenang Barat. Tapi ini cerita sebelum gempa.

Malam itu, 28 juli 2018 selepas isya. Gempa menggoyang bumi Lombok Utara, memaksa seisi dusun Teluk Kombal keluar dari rumahnya. 2 kali gempa dalam satu malam, skala 6.4, disusul skala 7 yang lebih besar. Beberapa bangunan roboh seketika. Naas bagi yang tak selamat, tapi masih ada ribuan warga yang ketakutan yang menanti nasib, ditengah kelamnya malam. Isu Tsunami tetiba muncul. Ribuan warga pesisir pantai itu serentak menyelamatkan diri ke atas bukit, berlomba menjadi yang terdepan, melupakan harta di dalam rumah yg dicarinya berpuluh tahun. Menerabas pekatnya malam, termasuk sang nenek tua Sarqiah.

Malam itu menjadi saksi betapa kuatnya Sarqiah. Satu anaknya yang buta digandeng, menantu yang sedang stroke dan satu anak yatim, dipapahnya naik ke atas gunung, bersama ribuan orang yang ketakutan dan tak peduli pada orang sekitar. 3 orang dalam satu kayuhan nafas, berhasil diselamatkan Sarqiah.

Ketika ditemui di tempat pengungsian oleh ustadz Khoiruman dari tim Berkah Berjamaah, Sarqiah bercerita singkat tentang hari kejadian. Menjawab pertanyaan dengan sederhana, sambil sesekali dibantu suara warga karena kurangnya pendengaran. Sarqiah nampak seperti nenek 85 tahun pada umumnya. Tapi kesaksian warga dari cerita malam 28 juli itu, menunjukkan bahwa Sarqiah lebih dari seorang Super Women.

Kalau saja Sarqiah beri waktu sisa untuk menambah amal dengan kemampuannya, dan dijamin kedekatan posisinya dengan Rasulullah shalallahu alaihiwassalam di akhirat kelak, maka.. dimanakah posisi amal kita?

Bisa jadi, Sarqiah adalah wasilah kita menuju surga Allah. Mari dukung gerakan Berkah Berjamaah dengan berbagai program bantuan untuk korban Gempa Lombok. Semoga diberi kesempatan untuk mendengar langsung cerita Sarqiah, entah di dunia atau nanti di akhirat.

Muamalat 3400003937 an Pusat Peradaban Islam yys.

7121464777 BSM an Yayasan Pusat Peradaban Islam.

#BerkahBerjamaah
#AQLPeduli
#AQLMedia

Sebarkan Kebaikan!

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close