RBN Gelar Subuh Berjamaah dan Aksi Kemanusiaan untuk Somalia

JAKARTA (AQLNEWS) – Relawan Bangsa dan Negara (RBN) akan menggelar subuh berjamaah bersama Pimpinan AQL Islamic Center KH Bachtiar Nasir di Masjid AQL, Tebet Utara 1, Jakarta Selatan, Ahad (2/4/17). Acara ini terbuka untuk umum dengan tema, “Jalan Menuju Kemenangan”.

RBN adalah kelompok relawan yang terdiri dari beberapa organisasi kepemudaan dan masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap kondisi nasional dan internasional. Salah satunya adalah penegakan al-Maidah 51 yang menjadi viral khususnya di kalangan umat Islam di Indonesia. Tak hanya itu, RBN juga berperan dalam misi kemanusiaan khususnya untuk kepedualian atas bencaana kelaparan di Somalia.

“Usai shalat subuh berjamaah kami juga akan melakukan aksi penggalangan donasi untuk bantuan bencana kelaparan di Somalia. Termasuk juga untuk aksi kemanusiaan di beberapa daerah seperti Riau dan Bima,” ungkap Ketua RBN Herli BU di Jakarta, Sabtu (1/4/17).

Untuk aksi kemanusiaan, RBN mengangkat tema Muslim for Humanity. Ini adalah sebuah sinergi akbar dari para penggiat komunitas muslim se-Jabodetabek untuk kemanusiaan di tengah berbagai bencana.

Penyaluran bantuan ke Somalia akan disalurkan melalui ACT. Sementara bantuan pasca-banjir di Kampar, Riau, akan diserahkan ke Sedekah Harian (SH) dan Bima lewat Laznas AQL.

Negara yang paling membutuhkan bantuan kemanusiaan saat ini adalah Somalia, Nigeria, Sudan Selatan, dan Yaman. Somalia, seperti negara-negara lain di kawasan itu, menghadapi kekeringan yang menewaskan ternak, menghancurkan panen dan meninggalkan 6,2 juta orang atau sekitar setengah dari penduduknya membutuhkan bantuan pangan. Kelaparan akut mencengkeram Jubbaland yang menyebabkan ratusan keluarga eksodus ke Ibu Kota Mogadishu mencari bantuan.

Situs radio federal yang dikutip asisten menteri dalam negeri Jubbaland, Mohamed Hussein mengatakan, kekeringan parah telah membunuh warga selama rentang waktu 36 jam pada hari Senin. Kejadian itu terjadi di berbagai kota di Jubba dan daerah tengah Gedo.

“Orang-orang di daerah tersebut membutuhkan bantuan darurat,” kata Hussein seperti dilaporkan Sindonews.com, Selasa (21/3/2017).

Para penduduk kota menyediakan roti dan mangkuk air bagi keluarga yang mengungsi. Namun mereka mengatakan bantuan makanan dari lembaga bantuan tetap diperlukan segera. PBB juga merilis, negara-negara kaya harus berbuat lebih banyak untuk menghentikan kelaparan di Somalia. *muhajir/ azh

Sebarkan Kebaikan!