News

Ratusan Jiwa Terbunuh Dua Pekan Terakhir di Ghouta

JAKARTA (AQLNEWS)- Di Ghouta Timur, Suriah, serangan yang dilakukan oleh rezim Assad dan pendukungnya telah membunuh 674 warga sipil dalam dua pekan terakhir, menurut laporan White Helmets. “lronisnya, Ghouta Timur, yang didiami oleh 400.000 jiwa, telah dikepung selama lima tahun terakhir dan diputus dari akses kemanusiaan”, Terang Pimpinan AQL Islamic Center KH Bachtiar Nasir dalam Press Conference “Deklarasi Persatuan Ulama dan Aktivis Pejuang Baitul Maqdis” di Hotel Bidakara, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (3/3/18).

Sekjen MIUMI itu juga menyebutkan bahwa krisis kemanusiaan terus berlangsung di belahan dunia Islam. Serangan dan blokade masih setia menghinggapi jutaan orang. Dalam kondisi tak berdaya sekalipun, mereka tetap menjadi target dari arogansi para pemimpin zalim.

“Anak-anak, wanita, dan orangtua pun menjadi korban. Sedangkan, tempat ibadah, panti asuhan, dan fasilitas kesehatan yang harusnya steril pun tak luput dari sasaran,” ucap Lulusan Universitas Madinah itu yang sering disapa UBN.

“Di Palestina, pelecehan terhadap Baitul Maqdis kian meningkat dari tahun ke tahun”, ungkapnya.

Kondisi Baitul Maqdis saat ini semakin memedihkan pasca rencana relokasi kedutaan Amerika Serikat (AS) dari Tel Aviv ke Yerusalem setelah Presiden Donald Trump mengumumkan keputusan untuk mengakui Yerusalem sebagal lbu kota negara penjajah Israel pada Desember tahun lalu.

“Bahkan pada 14 Mei 2018 nanti, AS berencana meresmikan Kedutaannya di Baitul Maqdis”, Ucapnya.

Menurut laporan media AS, Duta Besar AS untuk Israel telah menerima banyak tawaran darl donatur Yahudi yang bersedia mendanai bangunan baru untuk proyek tersebut.

Sebarkan Kebaikan!

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close