Rachel Corrie, Aktivis Kemanusiaan Amerika

JAKARTA (AQLNEWS)- Aksi Bela Palestina yang digelar hari ini, Ahad  (17/12), berlangsung aman, damai, dan hawa persaudaraan sangat terasa. Pimpinan Darut Tauhid AA Gym memperkenalkan kepada peserta sosok Rachel Aliene Corrie. Menurutnya, jangan mencaci Amerika karena Trump, karena kenyataanya ada warga Amerika yang dianggap pahlawan bagi rakyat Palestina.

Hadir dalam kesempatan itu, Ketua MUI KH Ma’ruf Amin, Ketua GNPF-Ulama KH Bachtiar Nasir, Menteri Agama Lukman Hakim Sarifudin, Ketua Wahdah Islamiyah Ustad Zaitun Rasmin, sejumlah tokoh lainnya juga hadir menyemarakan Aksi Bela Palestina.

Rachel Corrie adalah seorang remaja asal Amerika yang merelakan tubuhnya dilindas buldoser demi mempertahankan sebuah rumah seorang warga Palestina. Pengorbanan Rachel itu terjadi pada 19 Maret 2017. Karena rasa kemanusiaan itu jugalah yang membuat relawan-relawan dari seluruh dunia tanpa pandang ras, suku bangsa, dan agama berada di atas kapal Mavi Marmara

“Dia pilih berlibur ke Palestina ketimbang berpesta layaknya anak muda seusianya. Setelah melihat beberapa pemberitaan di media, Corrie memilih terjun ke Palestina karena banyak anak-anak yang ikut berperang melawan Israel. Di sana, dia melihat sendiri bagaimana penjajah Israel menjajah Palestina,” kata Aa Gym dari atas panggung acara Aksi Bela Palestina, Ahad (17/12).

Corrie tergabung dalam International Solidarity Movement (ISM). Di tengah padang perang bumi Palestina, Corrie berjuang untuk memberikan sisi kemanusiaan kepada anak-anak Gaza.

“Dia di sana mengajar dan juga belajar. Kala itu, Corrie dengan sengaja mengadang Buldozer yang akan menghancurkan rumah tersebut. Buldozer Israel tak menghiraukan keberadaan Corrie di depannya dan terus melindas hingga akhirnya meninggal dunia,” jelasnya.

Saat Corrie ditemukan, ia telah tewas dengan tubuh yang tak terbentuk lagi.”Wajahnya sobek, tubuhnya berdarah-darah dan rakyat Palestina mengenangnya sebagai pejuang Palestina,” pungkas Aa Gym.

Sebarkan Kebaikan!