InternasionalNews

PM Selandia Baru Sebut Tragedi Christchurch Sebagai Serangan Teroris

WELLINGTON (AQLNEWS) – Perdana Menteri (PM) Selandia Baru, Jacinda Ardern menyebut penembakan brutal di dua masjid di Christchurch yang menewaskan total 49 orang sebagai serangan teroris. PM Ardern juga mengecam keras tindakan terorisme tersebut.

“Sudah jelas bahwa ini sekarang hanya bisa disebut sebagai sebuah serangan teroris,” tegas PM Ardern dalam konferensi pers seperti dilansir Reuters, Jumat (15/3). 

Ia juga menegaskan serangan ini merupakan hari terkelam Selandia Baru. Serangan ini, kata Ardern, tampaknya direncanakan dengan matang. Selandia Baru menjadi terget serangan teroris karena nilai-nilai multikulturalnya yang kuat. 

“Kita terpilih karena kita mewakili keberagaman, belas kasih yang penuh kebaikan, sebuah rumah bagi orang-orang yang berbagi nilai-nilai kita, tempat pengungsian baru bagi orang-orang yang membutuhkan dan nilai-nilai itu, saya bisa pastikan, tidak akan dan tidak bisa terguncang oleh serangan ini,” tegasnya. 

Kepada para pelaku penembakan brutal ini, PM ardern mengatakan, “Kami sungguh mengecam dan menolak Anda,” ucapnya.

Dia juga mengungkapkan bahwa empat orang, yang terdiri dari tiga pria dan satu wanita, telah ditangkap oleh otoritas setempat.

PM Ardern menyebut mereka yang ditangkap diketahui memiliki pandangan ekstremis, namun tidak masuk dalam daftar pengawasan polisi.

Hingga saat ini, korban tewas dalam serangan teroris tersebut mencapai 49 orang. Hal ini disampaikan Komisioner Kepolisian Selandia Baru, Mike Bush, dalam konferensi pers, Jumat, (15/3).

Bush menjelaskan, 41 orang mwninggal dunia dalam penembakan di Masjid Al Noor, tujuh orang lainnya tewas di sebuah masjid di pinggiran Linwood dan satu orang menghembuskan nafas terakhirnya saat dirawat di rumah sakit.

Sebarkan Kebaikan!

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close