AQL InfoArtikelGaleri FotoNews
Trending

Peace Is Power, Islam Agama Damai

JAKARTA (AQLNEWS)- Pesan damai menjadi sentra dalam Milad AQL (Ar-Rahman Qur’anic Learning) Islamic Center ke 10 kali ini dengan mengusung tema “Peace Is Power” serta tagline “Islam Dinus Salam”. Peace Is Power adalah basis kekuatan yang yang membuat peradaban manusia tumbuh dan berkembang melalui pertautan hati antaretnis, antarras, yang sejak awal tersemai melalui benih sapa terindah yang pernah didengar manusia “assalamu alaikum warahmatullahi wabarakaatu”.

Melalui acara ini, AQL Islamic Center ingin mengangkat kekuatan Islam yang menawarkan dan memberikan rasa damai dan kedamaian untuk menjadi solusi bagi dunia yang penuh dengan kekerasan dan perperangan ini. Hal tersebut sesuai dengan pembukaan UUD 1945, “Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial”.

AQL (Ar-Rahman Qur’anic Learning) Islamic Center yang didirikan pada 1 Muharram 1429 H (29 Desember 2008) mempunyai visi besar membangun peradaban dengan al-Qur`an, karena pendiri AQL Islamic Center menyadari bahwa rahmat Allah terbesar bagi umat manusia itu adalah al-Qur`an. AQL pun berkomitmen kuat untuk selalu mendekatkan al-Qur`an kepada masyarakat untuk dibaca dan dihafalkan.

Pada 1 Muharram 1440 H (11 September 2018) AQL Islamic Center yang mempunyai visi besar membangun peradaban dengan al-Qur`an tepat berusia 10 tahun. Di usianya yang ke-10 ini AQL Islamic Center bertekad untuk mengawal kebangkitan Islam di bumi Allah dan menunjukkan kepada dunia bahwa kedamaian itu adalah kekuatan yang paling dibutuhkan dunia saat ini, dan Islam mampu memberikannya karena untuk kedamaian umat manusialah Allah menurunkan Islam.

Menyanyikan lagu Indonesia Raya

Belajar dari peristiwa dramatis pemboman Menara Kembar World Trade Center di New York City 12 tahun silam (11 September 2001) yang oleh dunia pers Barat khususnya, disebut pendek namun penuh maksud terselubung: 9/11 (Nine-eleven). Kita melihat sejak hari itu, abad ke-21 yang hiruk dengan perkembangan dunia digital, kebencian terhadap Islam disebarkan secara eksponensial dalam kecepatan yang luar biasa, jauh lebih cepat dari bakteri yang membelah diri. Islam dianggap sebagai sumber kebencian, kekerasan, dan terorisme. Oleh karena itu, melalui acara “Peace Is Power” kita akan mengirimkan kepada seluruh dunia bahwa Islam adalah agama yang damai.

Melihat besarnya cita-cita dalam acara ini, maka beberapa tokoh dan publik figur ikut berkontribusi untuk meneriakan kedamaian ke seluruh dunia seperti; Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhid KH Abdullah Gymnastiar, sastrawan legendaris Taufik Ismail, Ustad Haikal Hasan, Ustad Felix Siauw, Ippho Santosa, Sabyan Gambus, Arie Untung, Fenita Arie, dan beberapa tokoh lainnya.

Peace Is Power akan menampilkan Pencak Silat “Rampak Pencak Demostration Team”, Puisi Islam sebagai Agama Damai, tausiyah, muhasabah kebangsaan, tausiyah perdamaian, narasi “Peace Is Power”, dan persembahan dari Sabyan Gambus. Selain itu juga akan ditampilkan 10 tahun perjalanan dakwah AQL Islamic Center dan berbagai dimensi dakwah di tingkat nasional maupun internasional, serta visi besar yang akan dibawa AQL ke depan.

Antusiasme masyarakat juga sangat besar, sampai satu minggu sebelum acara dimulai tiket sudah habis terjual. Begitu juga para muhsinin sangat antusias untuk menyumbang dan menjadi sponsor untuk kelancaran acara ini.

Acara ini adalah kerja-kerja professional yang dilakukan panitia milad ke-10 AQL Islamic Center. Semoga acara ini menjadi momentum kembalinya kejayaan Islam dan Indonesia kita yang tercinta.

*Muhajir

Sebarkan Kebaikan!

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close