News

Nasihat KH Bachtiar Nasir untuk Para Penghafal Al-Qur’an

JAKARTA (AQLNEWS)- Orang-orang yang sudah diciptakan dalam hatinya Al Qur’an, tidak ada senandung paling indah selain lantunan Al Qur’an. Apalagi mendengar suara sendiri saat membaca Al Qur’an”, nasihat Pendiri Pondok Pesantren Ar Rahman Qur’anic College (AQC) KH Bachtiar Nasir dalam Acara Wisuda Akademik dan Tahfizh angkatan ke -10 dan 3, Sirimpak, Bogor, Jawa Barat, Kamis (21/12).

Menurutnya, seorang Hafizh itu adalah orang yang menjaga hafalannya. “Kalian sudah selesai pada fase pertama, yaitu Jam’ahu (mengumpulkan) ayat-ayat Al Qur’an dalam hati kalian”, ucapnya kepada Mahasantri dan santri yang berhasil menyelesaikan hafalan 30.

Mahasantri dan santri yang sukses menyelesaikan hafalan 30 Juz itu, antara lain; Ali Imran asal Bulukumba Sulawesi Selatan, Fauzan Nadziri asal Tasikmalaya, Muhammad Amin asal Makassar, Muhammad Adzan asal Bogor, Muhammad Kasyaf asal Maros Sulawesi Selatan, Muhammad Alfin Fazzada asal Bekasi, dan Arfatul Hidayah Asal Bantaeng Sulawesi Selatan.

Terlihat jamaah yang hadir menaru haru dan banyak di antaranya yang meneteskan air mata. Bahkan KH Bachtiar Nasir sendiri sangat bangga dan bahagia atas prestasi yang diraih anak-anak santrinya.

“Saya haru, bangga, dan bahagia. Seperti orang tua akan bahagia kelak di akhirat karena mendapatkan mahkota cahaya karena anaknya yang penghafal Al Qur’an. Di dunia sudah merasakan percikan kebahagiaan itu, pasti di akhirat juga akan jauh lebih bahagia. Dan saya sebagai ayah ideologi mereka sangat bangga dan bahagia”, ucapnya dengan nada tangis yang tertahan.

Pimpinan AQL itu juga menasihati, bahwa setelah sukses menghafal Al Qur’an tentu hal yang paling utama untuk dilakukan adalah mengamalkan nilai-nilainya.

“Setelah itu, amalkan nilai nilainya. Walaupun harus miskin, harus dipenjara. Hati hati godaan dunia di tengah jalan. Usiamu kalian masih labil, masih rentang. Pilihlah hidup bersama Al Qur’an walau harus menyendiri bersama Allah. Biarkan Allah yg akan membimbingmu, dan Allah yg akan menjelaskan nanti awal dan akhir hidupmu”, ungkapnya.

“Korbankan apa saja untuk Al Qur’an, apa saja yg istimewa dalam hidupmu. Memang tidak banyak yg bisa kita perbuat, tapi kalian menjadi saksi atas sebuah keajaiban, bahwa Al Qur’an itu benar-benar mudah untuk dihafal, maka pertahankan prestasi itu”, sambungnya.

Menurut KH Bachtiar godaan dunia hanyalah presepsi setan. Tetapi Allah Maha melindungi hamba-hamba-Nya yang telah berkomitmen hidup bersama Al Qur’an. “Kalian akan dilindungi oleh Allah dan kalian akan dimenangkan oleh Allah, serta kalian akan mencapai tujuanmu”, pungkasnya.

Penghafal Al Qur’an itu telah menjadi manusia yang sesungguhnya. Di dalam hati mereka telah dikumpulkan Al Qur’an. “Padamu begitu terang cahaya, tidak hanya menjadi cahaya bagi dirimu, tapi juga orang lain. Untuk itu jagalah cahaya itu”, ucapnya.

“Jaga hafalan kalian, tambah dengan mempelajari tafsir, tadabbur, dan ambil sanat untuk lebih memperkuat. Percayalah dunia akan mengejar kalian. Karena sesungguhnya dunia akan tunduk kepada para penghafal Al Qur’an”, ucapnya.

Jika seorang hamba telah diajarkan oleh Allah walau hanya satu ayat, itu adalah sebuah keistimewaan yang tidak didapatkan oleh hamba yang lainnya. Dengan demikian Allah sendiri yang akan mengajarkan makna-makna yang terkandung di dalamnya.

“Jangan lupa anak-anakku”, lanjut beliau, “berharaplah hanya kepada Allah. Sibukkan diri kalian dengan Al Qur’an. Dari sana kalian akan mendapatkan energi yang dahsyat seperti yang saya (UBN) rasakan. Bukan hanya kekuatan tauhid yang ada di dalam hati, tapi kekuatan super dahsyat untuk berani maju dan menghadapi tantangan”, ucapnya.

Tokoh yang dikenal gemar menyuarakan persatuan umat itu menutup nasihatnya, “di antara nikmat terbesar yang saya pelajari adalah nikmat sabar. Dengan sabar, tank-tank yang mereka punya, persenjataan lengkap, tentara yang terlatih, dan kekuasaan yang mereka pegang, itu tidak menyiutkan semangat kita untuk membela Agama Allah. Untuk itu, hiduplah bersama Al Qur’an dan bawalah ia sampai menghadap Allah SWT”. Tutup beliau.

Sebarkan Kebaikan!

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close