AQL InfoArtikel
Trending

Muslim? Harus Kuat!

PURWAKARTA (AQLNEWS)- Siapa yang tak percaya kepedihan, yang membaca diri dengan tawa?
Siapa yang tak percaya kebahagiaan, yang melukis diri dengan tangis?

Hidup tak selamanya indah, yang hanya dipenuhi bahagia, senang, maupun gembira. Tantangan dan rintangan adalah warna lain dari kehidupan.

Mungkin terbetik tanya dalam diri kita masing-masing. Kenapa Tuhan menciptakan bahagia dan sedih? Itulah ujian. Dengan ujian itu manusia akan terangkat derajatnya di sisi Allah, atau menjadi seseorang yang hina di mataNya jika tidak mampu melewati ujian tersebut.

Melewati ujian dari Allah bukan perkara mudah. Butuh kekuatan, kekuatan fisik dan kekuatan iman. Iman kuat melahirkan kesabaran, keikhlasan, serta keberanian dan semangat yang tinggi. Paduan kekuatan iman dan fisiklah sehingga Allah memberikan kemenangan kepada para sahabat di perang badar. Tak berbanding, hanya 313 orang seperti disebutkan syeikh Mubarakfury dalam kitabnya Rahiqul Makhtum.

Allah lebih mencintai mukmin yang kuat daripada mukmin yang lemah. Tentu tak hanya kuat dalam iman, tapi tak kalah penting adalah kuat fisik.

اَلْـمُؤْمِنُ الْقَـوِيُّ خَـيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَـى اللهِ مِنَ الْـمُؤْمِنِ الضَّعِيْفِ

Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada Mukmin yang lemah. (HR. Muslim)

Hadist inilah yang diterjemahkan secara aplikatif oleh AQL Peduli dengan mengadakan DIKLATSAR Reacue. Pelatihan yang berlansung selama tiga hari ini tak hanya usaha nyata AQL Peduli dalam mempersiapkam relawan tangguh yang akan ditugaskan ke daerah bencana, tapi juga bertujuan membentuk pemuda-pemuda kuat secara fisik.

Seperti Vertical Rescue yang menjadi salah satu program pelatihan. Pemuda-pemuda yang tergabung dalam pelatihan dituntut kedisiplinan tinggi dan ketataan kepada pemimpin. Sedikit saja melanggar arahan pemimpinnya, ia akan terjatuh ke dalam jurang tempat latihan Vertical Rescue diadakan.

Diklatsar yang diadakan di Gunung parang, Purwakarta, tak hanya dilatih fiaik saja, juga iman. Shalat tepat waktu menjadi perhatian penting dan para peserta latihan dibiasakan berdoa sebelum dan sesudah melakukan aktivitas.

“Niatkan dalam hati bahwa ini adalah ibadah, bahkan jihad fisabilillah, sekaligus pengabdian kepada umat dan bangsa. Maka apa yang akan diberikan, seraplah sebaik mungkin dan ikutilah sedisiplin mungkin,” jelas Ustadz Bachtiar Nasir di gedung AQL, Rabu Malam, (28/11/18), saat melepas para peserta menuju Purwakata, Jawa Barat.

Untuk itu muslim harus kuat. Kuat iman, juga harus kuat fisik.

Sebarkan Kebaikan!

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close