News

MIUMI Soal Rommy: Kedepankan Prinsip Praduga Tak Bersalah

JAKARTA (AQLNEWS)  – Menanggapi operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melibatkan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Romahurmuziy, Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) mengajak umat Islam agar mengedepankan prinsip praduga tak bersalah.

Hal tersebut disampaikan Sekjen MIUMI Ustadz Bachtiar Nasir di kawasan Matraman, Jakarta Pusat, Jumat, (15/3).

“Apakah Ketum PPP menjadi tersangka atau tidak di KPK, kita harus mengedepankan prinsip praduga tak bersalah,” ucapnya.

Hal itu dimaksudkan, lanjut UBN, untuk menjaga situasi politik nasional agar tetap dalam kondisi yang damai.

MIUMI juga mengimbau kepada politisi muslim untuk menjaga ahlak serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah Swt. Karena, kata UBN, segala tindak tanduk politisi muslim sangat berpengaruh terhadap umat Islam di Indonesia.

“Atas nama Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) kami mengimbau kepada para politisi, apalagi mengatakan dirinya sebagai politisi muslim, apalagi menjadi pimpinan partai mengatasnamakan Islam, bahwa segala tindak tanduk anda sangat besar pengaruhnya terhadap Islam dan umat Islam di Indonesia,” imbuhnya.

“Untuk itu kami ingin memberikan masukan, jagalah akhlakul karimah dan bertakwa kepada Alla Swt.,” Katanya.

Selanjutnya, UBN mengimbau agar politis muslim menjadi teladan moral dalam berpolitik dan menjauhi segala hal yang bisa mencederai Islam dan umat Islam di Indonesia.

“Jadilah teladan moral dalam berpolitik dan jauhi segala hal yang bisa mencederai Islam dan umat Islam akibat perilaku anda sebagai orang yang harus menjadi teladan di negeri ini.” Ujarnya lagi.

Kepada umat Islam, Pimpinan AQL tersebut mengimbau untuk menjaga persaudaraan dan perdamaian.

Sebarkan Kebaikan!

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close