News

Menyoal Uyghur, Fahri Hamzah: Perjuangan Butuh Persatuan

JAKARTA (AQLNEWS)- Dalam kunjungannya ke Indonesia, diaspora Uighur di Turki juga melakukan kunjungan ke rumah dinas wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) H. Fahri Hamzah, S.E. di Jl. Asia Afrika, Senayan, Jakarta, Senin, (14/1). Seyit Tumturk dan rombongan diterima dengan baik oleh Wakil Ketua DPR tersebut.

Dalam kunjungan itu, Seyit Tumturk menjelaskan bahwa Muslim Uyghur di Provinsi Xinjiang, Cina mengalami kebijakan diskriminatif dari pemerintah komunis Cina. Muslim Uyghur mengalami penyiksaan, pengucilan, dan pelarangan menjanlankan ajaran agama mereka. Jutaan warga Muslim Uyghur dimasukknn ke kamp-kamp tahanan untuk menghapuskan dan menghilangkan identitas keislaman mereka.

Menyikapi penderitaan Muslim Uyghur dan kebijakan diskriminatif pemerintah Cina ini. Fahri Hamzah menjelaskan bahwa perjuangan butuh persatuan. Semua aktivis kemanusiaan harus bersatu demi mencapai satu tujuan yang sama, bukan tujuan kelompok masing-masing.

“Dalam melawan rezim yang semena-mena, maka umat itu harus menempuh dua jalur perjuangan, yaitu jalur perlawanan dan jalur negosiasi,” ujar Fahri.

Untuk itu, menurut Fahri, perjuangan membebaskan Muslim Uighur dari cengkraman kezaliman pemerintah Cina bisa mencontoh perjuangan pembebasan Palestina. Semua aktivis kemanusiaan menyatukan langkah  dalam melakukan pembelaan sampai pada upaya-upaya diplomasi dan negosiasi agar pemerintah yang sewenang-wenang menghentikan kezalimannya.

Puluhan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) atas nama perjuangan pembebasan Palestina lahir dan berapa kali aksi bela Palestina digelar di Indonesia. Bahkan banyak aktivis dan jurnalis asal Indonesia telah menetap dan hidup bersama para pejuang Palestina.

“Sebagaimana halnya di kita di Indonesia, ada kekompakan dalam memperjuangkan Kemerdekaan Palestina. Antara pejuang di medan perlawanan dan pejuang di meja negosiasi diplomasi,” sambungnya.

“Dan para pejuang itu dari NGO manapun harus satu hati, jangan merasa dia sendiri yang bisa berjuang. Harus bersatu, saling melengkapi.” Ungkapnya.

Seperti diketahui, Kedatangan ketua Ketua Majelis Nasional Turkistan Timur Seyit Tumturk ke Indonesia adalah dalam rangka silaturahim dan berterima kasih kepada umat Islam Indonesia, karena terdepan dalam menyuarakan dukungannya kepada Muslim Uighur.

Sebarkan Kebaikan!

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close