Menjadi Pemuda Hebat

KETIKA Raja Ferdinan ingin menyerang Granada, Andalusia, terlebih dahulu dia mengirim intelejen untuk memerikasa kondisi di sana. Kemudian, dijumpailah seorang pemuda menangis. Saat ditanya mengapa dia menangis, anak itu menjawab karena panahnya melesat.

Si intelejen pun melanjutkan pertanyaan, “Mengapa kamu menangis padahal masih ada panah yang lain?” dengan tegas pemuda itu menjawab, “Okelah kalau aku memang punya yang lain, tapi dalam medan pertempuran, apakah musuh akan membiarkanku mengambil kesempatan mengambil satu panah lagi?” Diceritakanlah hasil investigasinya kepada raja sembari memberi saran agar tidak menyerang sekarang karena pemudanya masih militan dan kuat.

Beberapa tahun berikutnya dilakukan lagi penyelidikan, ditemukanlah pemuda yang menangis. Ketika ditanya alasan menangis karena apa, pemuda itu menjawab karena diputus wanita. Di saat itulah dia menyarankan raja menyerang Granada dan padagilirannya bisa jatuh ke tangan Ferdinan dan Isabella.

Kriteria umat Islam bisa maju kalau anak-anaknya bebas dari kemusyrikan, takhayul, mistik, khurafat dan percaya kepada dukun-dukun.

Kalau mau menjadi pemuda yang hebat dan kuat, maka harus bersih tauhidnya. Contohnya Nabi Daud ‘alaihissalam (masih berusia 16 tahun) melawan orang besar Jalut.

 

Cara menjadi orang hebat:

{رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ} [البقرة: 250]

Pertama, “WahaiTuhan kami,” jadi pemuda-pemuda yang hebat itu selalu menyebut nama Allah dan selalu bersandar kepada Allah dan selalu berharap kepada Allah dalam segala hal.

Kedua, Penuhilah dada kami dengan kesabatan!” Sabar ini penting. Sabarlah yang membuat kamu hebat. Sabarlah yang membuat kamu kuat.

Ketiga,dan teguhkanlah pendirian kami,” ya Allah agar aku tidak menjadi remaja yang galau dalam menghadapi apapun.

Kalian takut gara-gara takhayul (percaya kepada yang tidak ada), khurafat (suka mengagung-agungkan mistik yang tidak penting), ini semua membuat pikiran menjadi kacau.

Keempat, dan tolonglah kami, menangkanlah kami dalam menghadapi orang kafir,” memohon pertolongan Allah dalam menghadapi orang kafir.

Kalau usia muda sudah memiliki kesabaran, insyaallah ke depan akan menjadi orang hebat.

Orang Islam akan senantiasa menang, kuat kalau hanya bersandar kepada Allah, mengikuti jejar Rasulullah dan memilih pemimpin dari kalangan orang-orang yang beriman saja. *mbs

Sebarkan Kebaikan!