ArtikelSirah
Trending

Menjadi Pemenang Dunia Akhirat

IMAN tidak bisa dilepaskan dari Hijrah dan Jihad. Demikian tersurat dalam Al-Quran. Iman saja tidak cukup untuk mencapai kemenangan dan keridhaan Allah SWT, tapi juga diikuti dengan amal soleh, termasuk hijrah dan jihad.

Ayat berikut ini secara jelas menunjukkan keterkaitan antara iman, hijrah, dan jihad sebagai tiga hal yang tidak terpisahkan.

الَّذِينَ آمَنُوا وَهَاجَرُوا وَجَاهَدُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ أَعْظَمُ دَرَجَةً عِنْدَ اللَّهِ ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْفَائِزُونَ

“Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta, benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.” (QS. at-Taubah: 20)

Kedudukan paling agung di sisi Allah Swt. hanya akan diraih oleh orang-orang yang beriman, lalu berhijrah, kemudian berjihad dengan harta dan nyawanya. Tiga kombinasi inilah yang menjadi syarat utama untuk menjadi pemenang dunia akhirat.   

Kemenangan tidak akan pernah diberikan kepada orang-orang munafik, atau orang yang dihatinya tidak ada tiga karakter tersebut. Sebab hidup orang munafik bak buih di lautan. Saat angin menerpa dari timur ia ikut ke barat, dan saat angin menerpa dari barat ia ikut ke timur. Begitulah, hidupnya hanya menjadi penjilat, tidak punya pendirian. Orang-orang seperti ini tidak akan mendapatkan ketetapan hidup dalam kehidupannya.

Para pemenang yang digambarkan dalam ayat di atas adalah orang spesial, orang yang mempunya karakter yang paling dicintai oleh Allah Swt.. Para pemenang dunia akhirat adalah orang yang menjadikan Allah sebagai pusat tujuan segala sesuatu. Perjalanan hidupnya hanya untuk menjumpai Allah, mencari rahmat, ridha, dan surga-Nya. Terhadap orang-orang seperti ini digambarkan dalam al-Qur’an surat at-Taubah ayat 21,

يُبَشِّرُهُمْ رَبُّهُمْ بِرَحْمَةٍ مِنْهُ وَرِضْوَانٍ وَجَنَّاتٍ لَهُمْ فِيهَا نَعِيمٌ مُقِيمٌ

“Tuhan mereka menggembirakan mereka dengan memberikan rahmat dari pada-Nya, keridhaan dan surga, mereka memperoleh didalamnya kesenangan yang kekal,”

Mereka tidak hanya menjadi pemenang dunia akhirat, dan penggapai derajat tertinggi di sisi Allah, namun hatinya diliputi kesenangan, kegembiraan yang melampaui batas-batas ketenangan. Hal itu mereka dapatkan karena Allah menggembirakan mereka dengan berita gembira; rahmat, ridhda, dan surga yang kenikmatannya kekal abadi.

Ada hal yang menarik dari kesimpulan para ulama terkait ayat 20 dan ayat 21 surat at-Taubah ini, terdapat tiga derajat yang disebutkan da nada tiga ganjaran untuk orang yang mencapai derajat itu.

Derajat dan ganjaran ini saling berpasangan; iman dengan rahmat, hijrah dengan ridwan, dan jihad dengan surga. Orang-orang beriman mendapatkan rahmat, orang berhijrah mendapatkan ridha, dan orang yang berjihad di jalan-Nya mendapatkan surga yang kenikmatannya tak termakan waktu. Tentu orang yang berhasil menggapai ketiga derajat ini adalah para pemenang yang akan menjadi kekasih Allah Swt. di surga-Nya kelak. Mau?

Hidup ini sebenarnya sangat sederhana; menjadikan Allah sebagai tumpuan semua harapan dan hanya kepada-Nya kita menyandarkan segala urusan. Jadikan Allah sebagai pusat cinta seta takutlah kepada-Nya. Jadilah orang-orang yang tinggi derajatnya di hadapan Allah, maka InsyaAllah akan tinggi derajat di hadapan manusia. *ditulis dari Khutbah KH Bachtiar Nasir di Masjid Baitul Muhyi, Kantor Walikota Kota Administrasi Jakarta Timur, 28/9/18.

*Mohajer

Sebarkan Kebaikan!

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close