News

Mau Punya Anak Penghafal Al-Qur’an? Ini Tipsnya.

JAKARTA (AQLNEWS) – Memiliki anak yang hafal 30 Juz adalah cita-cita semua orangtua. “Mendidik anak menjadi hafizh Qur’an adalah jalan yang paling jelas untuk masuk surga” tegas Abi Bachtiar Nasir Pembina Sekolah Hafizh Qur’an (SHQ) di AQL Islamic Center, Jl. Tebet Utara I No. 40, Jakarta Selatan. Senin, (6/11/17).

Talkshow “Mahkota Surga untuk Ayah Bunda” bersama hafizh cilik Musa dan keluarganya yang dipandu oleh Abi Bachtiar di Aula AQL, ayah Musa membocorkan tips-tipsnya bagaimana dia mendidik dan mengajar Musa kecil sehingga bisa mengahafal Qur’an di usianya yang masih sangat dini.

“Memang dalam Islam sebelum menggauli istri kita diperintahkan untuk berdoa,

اللهم جنبنا الشيطان وجنب الشيطان ما رزقتنا

‘Ya Allah jauhkanlah kami dari setan dan jauhkanlah setan agar tidak mengganggu apa (anak) yang engkau eezekikan kepada kami’.(HR. Bukhari – Muslim)”, pungkas Ayah Musa ketika berbagi tips kepada jamaah yang antusias mengikuti acara.

“Saya pernah meminta istri saya untuk meminum air zam zam. Karena ada hadisnya, jika kita meminum air itu dan mengucapkan keinginan kita, -In Sya Allah- keinginan kita tercapai” lanjutnya.

Selain mendoakan anak kita agar terhindar dari setan, tips kedua yang harus diperhatikan oleh orang tua adalah pergaulannya. “Dia seperti ana biasa , cuma saya atur waktunya dan saya liat kepada siapa dia harus berteman, karena lingkungan dan teman sangat mempengaruhi pertumbuhan anak”, lanjut ayah Musa.

Dalam talkshow itu, ayah Musa juga memperaktekan bagaimana dia mengajar anaknya. Mereka berdua duduk berhadapan, kemudian meminta Musa untuk melihat mulut ayahnya dan mengikuti apa yang diucapkannya. Dalam Islam model pengajaran seperti ini dikenal dengan metode talaqqi, yaitu duduk berhadap-hadapan langsung dengan guru.

Waktu talaqqi yang dilakukan ayah Musa ini rutin setiap ba’da subuh dan magrib.

“Terlepas dari itu semua, yang harus diperhatikan oleh orang tua ketika mendidik anaknya untuk menghafal Al-Qur’an adalah sabar. Sabar inilah yang menjadi kunci sukses kami berdua ketika mendidik anak”, jelas Ayah Musa.

Ketika ditanya motivasi kenapa dia sabar untuk mendidik Musa menjadi penghafal Al-Qur’an, dia menjawab, “Al-Qur’an akan datang kepada hari kiamat untuk memberi syafaat kepada orang yang menjaganya di dunia dan anak yang menghafal Al-Qur’an akan memasangkan mahkota di kepala kedua orang tuanya di surga kelak”, katanya.

“Saya juga sering menceritakan kepada Musa tentang kisah-kisah keutamaan para penghafal Al-Qur’an agar dia mempunyai izzah yang kuat unyik mengahafal”, sambungnya.

Di penghujung acara, ketika salah seorang jamaah bertanya tantang bagaimana jika orang tua belum mempunyai ilmu dan tidak bisa mendidik anaknya menjadi seperti Musa. UBN yang memberikan tips, bahwa jadilah seperti Haannah Binti Faqudz ibunda Maryam yang mengamanahkan kepada Nabi Zakariyah untuk mendidik buah hatinya.

“Jika Ayah Bunda belum bisa seperti Ayah Musa maka carilah guru yang mempunyai keilmuan di bidang itu dan dapat dipercayaaa keilmuannya” tegas Abi Bachtiar

“Kalau bisa, carilah guru yang ilmu tajwidnya sudah diakui, makharijil hurufnya sudah pas, panjang pendek sudah pas, dan tentu saabar dalam mendidik”, sambungnya

“Alhamdulillah, kami di AQL sudah punya Sekolah Hafiz Qur’an yang -In Sya Allah- bisa menjadi solusi bagi Ayah bunda” jelasnya.

Kemudian di akhir acara, Abi Bachtiar menegaskan bahwa, “Syarat untuk menjadi hafidz hanya satu, Harus berani hidup bersama al-Qur’an dimana pun dan kapan pun” tegasnya.

Sebelumnya, Musa nama bocah Hafiz Qur’an ini adalah hafiz (penghafal Alquran) yang memukau dunia setelah menjadi juara ke-3 dalam Musabaqah Hifzil Quran Internasional di Sharm El-Sheikh, Mesir pada tahun 2016 silam. Hebatnya lagi dia adalah peserta termuda di antara peserta lainnya yang rata-rata berusia 10 tahun.

Selain itu, bocah kelahiran Bangka tahun 2008 ini juga berhasil mengantongi juara pertama dalam program Hafiz Indonesia 2014 di salah satu stasiun televisi swasta.

Sebarkan Kebaikan!

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close