ArtikelTausiyah
Trending

Kuncinya, Orang Tua Pun Harus Sholeh

Membangun Surga di Rumah, Membangun Rumah di Surga, dan Berjuang Masuk Surga Sekeluarga

ORANG tua adalah teladan kesholehan bagi anaknya. Bagi kebanyakan orang kata sholeh hanya untuk anak, padahal kesholehah anak terletak pada orang tua yang sholeh. Istilah sholeh dan durhaka tidak terkhusus hanya kepada anak, tapi besar kemungkinan bisa melekat pada orang tua. Bulan ramadhan adalah momen intropeksi diri, terutama orang tua. Muhasabah dan doa orang tua akan memberikan perubahan besar dalam kehidupan anak.

Al-Qur’an telah memaparkan kisah perjalanan Nabi Musa dan Khaidir. Dalam perjalanannya, Khaidir mengajak Musa untuk memperbaiki rumah yang hampir roboh. Pada saat itu Musa merasa keberatan dan protes kepada Khaidir, bahkan orang kampung pun tidak memberi makan dan minum, kenapa harus memperbaiki rumah mereka yang hendak roboh. Karena Musa gagal, Khaidir membocorkan hikmah dibalik peristiwa tersebut. Rumah tersebut adalah milik dua anak yatim dari ayah yang shalih. Di bawah rumah itu terdapat harta benda yang terpendam dan dikhawatirkan jika tidak diperbaiki maka akan diambil orang yang tidak berhak (QS. Al Kahfi ayat 82).

Dalam kitab ibnu tafsir dijelaskan, “wa kaana abuu Humaa shaalihan (“Sedang ayahnya adalah seorang yang shalih.”) Di dalamnya terdapat dalil yang menunjukkan bahwa orang yang shalih akan senantiasa dipelihara keturunannya. Selain itu, juga mencakup berkah ibadah yang dilakukannya bagi anak keturunannya di dunia dan di akhirat melalui syafa’atnya bagi mereka. Derajat mereka pun akan ditinggikan ke derajat paling tinggi di surga supaya hatinya merasa senang terhadap mereka, sebagaimana yang disebutkan di dalam al-Qur’an dan yang disebutkan di dalam hadits.”

Sa’id bin Jubair menceritakan dari Ibnu `Abbas bahwa kedua anak itu dipelihara karena kesholehan kedua orang tuanya. Keduanya tidak disebut sebagai anak yang sholeh. Dan bapaknya adalah yang ketujuh.

Ayat ini menjelaskan bahwa Allah menjaga aset ayah sholeh untuk dua orang anak yang tidak disebutkan sholeh atau tidak. Fokus pembahasan pada ayat ini adalah ayah sholeh, bukan anak sholeh. Ayah sholeh sekalipun telah meninggal dunia maka asetnya akan dijaga oleh Allah Al Hafiizh. Ayah durhaka bisa saja mengumpulkan harta seumur hidup, tapi tidak ada jaminan keturunannya bisa menikmati.

Adalah tidak pantas menuntut kesholehan kepada anak jika orang tua tidak menjadi teladan kesholehan. Salah satu kelebihan orang tua sholeh adalah mampu meupgrad surga anaknya kelak di akhirat selevel dengannya. seperti yang dikabarkan surat At-tur ayat 21. Walaupun tingkat kesholehan anak tidak setara dengan tingkat kesholehan orang tua. Allah Swt. berifirman,

وَالَّذِينَ آمَنُوا وَاتَّبَعَتْهُمْ ذُرِّيَّتُهُمْ بِإِيمَانٍ أَلْحَقْنَا بِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَمَا أَلَتْنَاهُمْ مِنْ عَمَلِهِمْ مِنْ شَيْءٍ ۚ كُلُّ امْرِئٍ بِمَا كَسَبَ رَهِينٌ

Dan orang-oranng yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya. (QS. At-tur: 21)

Muhammad Ibn Al Munkadir pernah berkata, “Sesungguhnya Allah benar-benar menjaga anak, cucu, kampung halaman, dan rumah di sekitar orang yang sh0leh. Mereka selalu dalam penjagaan Allah dan pemeliharaan-nya.”

Dialog cinta ayah dan anak lelakinya pernah terjadi kepada Ibnu Musayyib, “Wahai anakku, sesungguhnya aku menambah shalatku karenamu. wa kaana abuu Humaa shaalihan.” Ketika seorang ayah shalat dua rakaat dan berdoa untuk kebaikan anaknya sangat besar pengaruhnya pada kesholehan dan kesuksesan anak. Umar bin Abd. Aziz pernah berkata, “Tidaklah seorang mukmin meninggal dunia melainkan Allah Ta’ala akan menjaga anak mereka dan juga menjaga cucu-cucu mereka.”

Ramadhan adalah momen muhasabah diri dan memohon ampun kepada Allah Swt.. Juga memohon kepada-Nya agar kita mampu menjadi teladan bagi anak. *Ditulis dari tausiyah ramadhan KH Bachtiar Nasir.

*MN

Sebarkan Kebaikan!

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close