Artikel
Trending

Kisah Cinta Dibalik Tsunami Banten

BANTEN (AQLNEWS)- Wajahnya murung. Gelap malam seolah bersahabat dengannya saat ia menemui Tim SAR AQL Peduli di gedung AQL, Tebet Utara, Jakarta Selatan.

Dengan mengendarai mobil hitam panther miliknya, usai doa terpanjatkan, setitik harapan ia kemukakan kepada Tim SAR AQL Peduli.

Malam telah lenyap saat tiba di lokasi, bau anyir dari mayat yang belum dievakuasi serta bunyi ambulance menjelma tangis baginya. Sedih, butiran bening tertahan di wajahnya. Tak bisa ia bayangkan jika yang dibawa ambulance itu adalah orang yang dia sangat cintai. Kedua orangtuanya.

Namanya Kapten Gufron Zainudin Kartakusuma. Seorang Pilot di sebuah maskapai penerabangan.

Usai membagi tim, sebagian besar Tim SAR AQL Peduli fokus mengevakuasi jenazah di Tanjung Lesung, Banten, dua orang anak SAR diamanahkan untuk menemani mencari kedua orangtuanya yang menjadi korban tsunami.

Ayahnya Suparlan dan ibunda tercinta Nenny Ulita siregar. Diketahui, beliau dan istrinya sedang mengendarai mobil menuju arah Cibaliung saat tsunami menerjang. Penuturan dari kerabat korban, Pak Miko, “Terkahir komunikasi kepada mereka sekitar jam 01.00 WIB malam.” tuturnya saat menceritakan kronologi peristiwa tersebut kepada Tim SAR AQL Peduli.

Andre Rustam, anak SAR yang menemani sang pilot mencari orangtua tercinta menjelaskan bahwa keduanya  menginap bersama korban lainnya di bukit selama satu malam dan satu malam lagi di hutan, pada akhirnya mereka dipertemukan sekitar Pukul 11:00 WIB di Jl. Sumur Taman Jaya, Sumur Pandeglang, Senin, (24/12/2018).

“Selama penyelamatan diri mereka, satu malam di bukit, satu malam lagi di hutan,” ungkap Andre.

“Sekitar Pukul 11.00 WIB mereka ketemu di Jl. Sumur Taman Jaya, Sumur Pandeglang, tidak jauh dari posko BNPB, pertigaan Sumur.” Ungkap Andre.

Hujan deras pada pertemuan itu, tak menghalangi tangis haru yang tergambar di wajah mereka. Berpelukan. Ada sebuah rasa yang tak mampu terungkap oleh kata.

Saat ini, mereka sedang istirahat di rumah pak Didi Maryadi di Cigeulis, Pandeglang, salah seorang warga yang rumahnya tak terdampak tsunami.

______

Mari sama-sama kembalikan senyum korban dengan berdonasi melalui:

Bank Syariah Mandiri (Kode 451)
7888804441
Info & Konfirmasi: 0822 3919 3515

Sebarkan Kebaikan!

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close