KH Bachtiar Nasir Pimpin Relawan Bersihkan Masjid

PIMPINAN AQL Islamic Center KH Bachtiar Nasir turun langsung ke lokasi terdampak banjir selama dua hari, Rabu dan Kamis (22-23/2/2017) di Cipinang Melayu, Jakarta, Timur. Bersama para relawan dari AQL Peduli, KH Bachtiar Nasir memimpin pembersihan sisa-sisa banjir yang merendam lingkungan Masjid Al-Hidayah, Cipinang Melayu. Sebuah gedung PAUD di lingkup Masjid Al-Hidayah juga tidak luput dari sapuan banjir akibat hujan yang mengguyur Jakarta.

AQL Peduli juga mendirikan posko di RW 4 Kelurahan Cipinang Melayu sebagai tempat pengumpulan dan penyaluran bantuan logistik kepada para korban banjir. Pasukan siaga banjir AQL Peduli baru meninggalkan lokasi Masjid Al-Hidayah setelah bersih dan siap digunakan kembali untuk shalat berjamaah dan aktivitas ibadah serta kegiatan belajar mengajar di salah satu gedung PAUD. “Setelah banjir surut, kami bersama tim langsung mengunjungi lokasi yang perlu bantuan. Penurunan tim ini merupakan instruksi langsung dari pimpinan AQL Bachtiar Nasir,” ungkap Ketua AQL Peduli Firman.

AQL Peduli merupakan organisasi kemanusiaan yang berada di bawah naungan AQL Islamic Center. Pasukan rompi kuning ini juga menjadi selalu siaga terhadap berbagai bencana yang menimpa sesama di mana pun berada baik dalam negeri maupun luar negeri. Bencana gempa bumi yang mengakibatkan sejumlah kerusakan gedung, masjid, dan pemukiman di Nangroe Aceh Darussalam (NAD) baru-baru ini juga mendapat perhatian khusus dari AQL Peduli dengan menurunkan tim dari Jakarta. Selain menyalurkan bantuan, AQL Peduli ikut membantu proses rehabilitasi perumahan warga dan gedung-gedung perkantoran dengan mendirikan posko di Pidie Jaya.

Bencana lainnya terjadi di Bima dan Sumbawa. AQL Peduli kembali menurunkan tim ke sana sekaligus menyiapkan tim medis untuk pengobatan warga. Sejumlah bantuan yang disalurkan berupa sembako, pakaian baru, serta karpet masjid. Di Sumbawa, AQL Peduli membuka posko dan dapur umum, 11 Februari 2017, di Karang Cemes Kelurahan Pekat, Kecamatan Sumbawa Besar, NTB. “Alhamdulillah, tim kami sempat berada di Bima selama dua minggu baru kembali ke Jakarta. Di Sumbawa kami juga membuka dapur umum untuk makanan korban bencana,” ungkap Firman yang juga Direktur Laznas AQL itu.

AQL Peduli membuka posko dan dapur umum di Sumbawa.

Sebelumnya, AQL Peduli mengirimkan tim lebih besar untuk membantu korban banjir bandang yang menyapu pemukiman warga di Garut. KH Bachtiar Nasir selaku pembina AQL Pedul juga ikut ke lokasi bencana baik di Aceh, Bima, dan Garut. Bahkan, KH Bachtiar Nasir menurunkan full team ke Garut dengan melibatkan seluruh kader dan pengurus unit di AQL Islamic Center. *azh

Sebarkan Kebaikan!