KH Bachtiar Nasir dan Dunia Anak

PIMPINAN AQL Islamic Center KH Bachtiar Nasir begitu dekat dengan anak-anak. Dalam berbagai kesempatan, jika Pengasuh Ponpes AQL Islamic School (AQLIS) ini bertemu anak-anak, beliau selalu menyapanya atau sekadar bersalaman. Saat rapat internal AQL misalnya, kerap kali beliau biarkan anak-anak bermain dan berlari-larian di antara para peserta yang rapat.

Bahkan suatu waktu dalam sebuah liqo (pertemuan internal), KH Bachtiar Nasir langsung menginstruksikan kepada management AQL agar membuatkan ruang bermain anak-anak. Baginya, ruang-ruang dakwah dan masjid, harus ramah dengan dunia anak-anak.

Itu terbukti dalam beberapa kali kesempatan, Sekjen Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) ini memangku anak yang ikut shalat sambil berzikir usai shalat. Yang lebih khas lagi, tak jarang mengecup tangan anak yang beliau salami.

Menyelami dunia anak, katanya, tidak mudah. Namun, itu harus dilakukan dengan memberikan pendidikan tauhid dalam setiap kesempatan. Salah satu pesannya, bisikkanlah kepada mereka kalimat-kalimat tauhid saat anak terbangun atau tertidur. Selain itu, perdengarkan suara-suara murattal setiap hari kalau tidak bisa membacakan al-Qur’an. Jangan lupa, kisah-kisah para Nabi, Sahabat, dan alam akhirat. Kisah-kisah tentang surga dan neraka, hari kiamat, serta akhitat, banyak sekali dikisahkan dalam al-Qur’an juz 30.

Pesan lainnya, jangan hanya menitipkan pendidikan anak kepada orang lain karena orangtualah yang lebih berhak mendidik mereka dan orangtua pula yang dititipi anugerah berupa anak. Karenanya, jadilah orangtua yang bertanggung jawab. Jangan hanya memanjakan mereka dengan uang dan fasilitas tetapi lupa menanamkan tauhid.

Salah satu pesan KH Bachtiar Nasir yang popular, “jangan hanya membesarkan fisik anak tetapi lupa membesarkan jiwanya. Jangan biarkan anak-anak kita dirampok jiwanya oleh pikiran dan paham sekularisme, liberalisme, dan kapitalisme lewat lembaga-lembaga pendidikan.” *azhar azis

Sebarkan Kebaikan!