KH Bachtiar Nasir Ajak Umat Kawal Program Anies-Sandi

JAKARTA (AQLNEWS) – Perjuangan Anies Baswedan-Sandiaga S Uno untuk memenangkan Pilkada DKI Jakarta memang berat. Namun, tantangan dan gangguan yang akan dihadapi Anies-Sandi sebagai pasangan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta jauh lebih berat lagi. Karena itu, Pimpinan AQL Islamic Center KH Bachtiar Nasir mengajak seluruh elemen umat dan warga Jakarta untuk mengawal program Anies-Sandi hingga lima tahun ke depan.

Sebagai bukti, belum juga menjabat, Anies-Sandi sudah dihadapkan dengan pekerjaan berat untuk membatalkan proyek reklamasi yang sebelumnya ditangani Pemprov DKI karena akan diambil alih oleh pemerintah pusat. Menurut KH Bachtiar Nasir, banyak pihak merasa kepentingan kelompok atau pribadinya dirugikan karena Anies-Sandi tidak akan menolerir tindakan penyelewengan dan program yang tidak berpihak kepada rakyat.

“Misalnya, reklamasi. Belum dilantik jadi gubernur sudah ada rencana dialihkan ke pemerintah pusat,” ujar Sekjen MIUMI ini saat menjadi pembicara di Masjid Al-Barkah Asy-Syafiiyah, Tebet, Jakarta Selatan, Ahad (23/4/17).

Hadir juga mantan Wakil Ketua MPR RI Aksa Mahmud, Pendiri Pondok Pesantren Al-Qur’an As-syafi’iyah KH Abdul Rasyid Abdullah Syafi’ie, Anies Baswedan, dan beberapa habaib dan ulama.

Menghadapi berbagai intrik politik dan penggembosan terhadap Anies-Sandi, KH Bachtiar Nasir mengajak umat Islam agar tidak banyak menuntut tetapi mengawal dan membantu sehingga semua program pemerintah bisa terwujud.

“Pak Anies tidak mungkin menjalankan programnya di Jakarta dengan mulus kalau kita tidak mendukung. Kita semua akan menjadi barisan sakit hati kalau terlalu banyak menuntut. Tugas kita adalah membantu merealisasikan semua programnya, agar kita mempunyai pemimpin yang hebat,” tegas Sekjen MIUMI Pusat itu.

Terpisah, Anies Baswedan mengaku tidak menduga akan memenangkan Pilkada DKI dengan suara yang terpaut jauh di atas perolehan suara Basuki Tjahaja Purnama. Bahwa pasangannya akan menang, Anies hanya memprediksi dengan suara tipis, namun kenyataannya jauh lebih besar. Kemenangan itu, kata dia, berasal dari doa orang-orang ikhlas. Doa-doa itulah yang dibutuhkan hingga lima tahun ke depan dalam menjalankan roda pemerintahan DKI Jakarta.

”Kalau menangnya yakin. Angkanya kaget juga ya ternyata ikhtiar kita dijawab berlimpah oleh Allah,” ujar mantan Rektor Universitas Paramadina ini pada peringatan Isra Mi’raj di Masjid At-Tin, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Senin (24/4/17). *

Reporter : muhajir
Editor : azh pawennay

Sebarkan Kebaikan!