ArtikelTausiyah

Kemuliaan Terhubung dengan Qur’an

Qalbu diciptakan oleh Allah Swt. untuk dua hal; Asma Allah dan ayat-ayat-Nya.

QALBU (hati) diciptakan oleh Allah Swt. untuk diisi dua hal; Asma Allahh dan ayat-ayat-Nya. Seperti orang beriman yang digambarkan dalam surat Al Anfal ayat 2, “Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.” (QS. Al Anfal: 2).

Contoh terbaik dalam hal ini adalah Rasulullah Saw.. Ketika ramadhan tiba, beliau orang yang paling dermawan. Bahkan digambarkan dalam hadist kedermawaannya lebih cepat dari angin yang berhembus. Abu Bakar Ash Shiddiq menginfakkan seluruh hartanya di jalan Allah. Umar bin Khattab yang setan pun mennghindar ketika berpapasan, karena Qur’an telah meresap dalam hatinya. Imam Syafi’i saat ramadhan mengkhatamkan Al-Qur’an dua kali sehari semalam.

Ketika asma Allah telah bersemayam dalam hati, istigfar seribu kali terasa sedikit. Merasa tidak cukup hanya dengan shalat lima waktu. Menghidupkan malam untuk menyambut seruan Tuhan. Sebagaimana sabda sang manusia pilihan, “Rabb kita tabaraka wa ta’ala turun ke langit dunia setiap sepertiga malam akhir. Ia lalu berkata: ‘Barangsiapa yang berdoa, akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku akan Aku beri. Siapa yang memohon ampun kepada-Ku, akan Aku ampuni. Hingga terbit fajar‘ ” (HR. Bukhari 1145, Muslim 758). Imam Syafi’i mampu mengkhatamkan Al-Qur’an dua kali sehari semalam karena energi qalbunya kuat. asma dan ayat-ayat Allah telah meresap dalam hatinya. Ketika hati dipenuhi rasa cemas dan takut, terhubunglah dengan Al-Qur’an untuk memberikan energi kepada qalbu.

Sangat fenomenal pada zaman ini, kebanyakan orang mampu menempuh jarak ratusan kilometer untuk olahraga lari, tapi tidak mampu melangkah ke masjid. Tidak susah mendapatkan orang yang bisa mengeluarkan uang sebanyak-banyaknya untuk ambisi dunia; harta, tahta, dan wanita. Demikian ini adalah contoh orang yang sehat namun tidak afiat. Badannya sehat tapi tidak diberkahi untuk melakukan ketaatan kepada Allah Swt. Jangan pernah menyimpan dunia dalam hati karena akan menyakitkan jika hendak dikeluarkan. Simpanlah harta dalam dompet agar tidak terjangkit virus Qarun. *Ditulis dari tausiyah KH Bachtiar Nasir. 

*MN

Sebarkan Kebaikan!

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close