ArtikelSirahTadabburTausiyah
Trending

Kemuliaan Orang-Orang yang mengikuti Rasul

BAGAIMANA cara mengukur kemuliaan kita di sisi Allah? hal ini ditanyakan oleh pimpinan AQL Islamic Center, KH Bachtiar Nasir, kepada jamaah dalam majelis tadabbur kamis pagi, 27 September 2018 pagi tadi. Beliau mengatakan bahwa saat kita dalam shalat, saat mengucapkan takbir sebearapa besar Allah dalam hati kita, maka sebesar itu pulalah kita di sisi-Nya. Saat I’tidal, seberapa tinggi pujian kita kepada-Nya, maka setinggi itu pula kita di hadapan-Nya. Seberapa agung Allah dalam hati kita, maka seagung itu lah kita di hadapan-Nya. Ini adalah cara sederahana untuk mengetahui kemuliaan derajat kita di sisi Allah Swt..

Orang-orang yang mengikuti jalan yang ditempu para nabi akan dimuliakan oleh Allah. Hal ini digambarkan dalam surat ali Imran ayat 55, yang juga menjadi pembahasan dalam Majelis Tadabbur Kamis Pagi oleh KH Bachtiaar Nasir.

Allah Swt. berfirman:

إِذْ قَالَ اللَّهُ يَا عِيسَىٰ إِنِّي مُتَوَفِّيكَ وَرَافِعُكَ إِلَيَّ وَمُطَهِّرُكَ مِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا وَجَاعِلُ الَّذِينَ اتَّبَعُوكَ فَوْقَ الَّذِينَ كَفَرُوا إِلَىٰ يَوْمِ الْقِيَامَةِ ۖ ثُمَّ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأَحْكُمُ بَيْنَكُمْ فِيمَا كُنْتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ

(Ingatlah), ketika Allah berfirman: “Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan diantaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya”. (QS. Ali Imran: 55)

Dalam ayat ini ada empat keistimewaan yang Allah berikan kepada Nabi Isa; Pertama, Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu. Kedua, Allah mengangkat Nabi Isa di sisi-Nya. Ketiga, Nabi Isa dibersihkan dari orang-orang kafir. Keempat, Allah meninggikan derajat para pengikut Nabi Isa As..

(إِنِّي مُتَوَفِّيكَ) dalam terjemahannya, “sesungguhnya aku wafatkan kamu”. Jadi apakah Nabi Isa sudah wafat? Dalam tafsirnya disebutkan, “Sesungguhnya aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu”.

Jumhur ulama mengatakan bahwa kata (إِنِّي مُتَوَفِّيكَ) bukanlah diwafatkan dengan cara mati, seperti yang sering kita saksikan. “Tawaffa” Secara bahasa artinya mengambil sesuatu secara sempurna dan menyeluruh, dan makna “Mutawaffika” artinya Allah mengambil Nabi Isa secara utuh, ruh dan jasadnya. Sedangkan makna “Raafiuka” Allah sedang meninggikan kedudukan Nabi Isa di sisi-Nya.

Mayoritas ulama mengatakan bahwa Isa al-Masih diangkat badannya dari bumi ke langit secara jasad dan secara ruh untuk disempurnakan nasib dan kebahagiannya di alam sana.

Mengenai hal ini, ada tiga poin yang disampaikan syeikh Thonthowi dalam tafsirnya; pertama, Allah hendak memperlihatkan sebagian dari kuasa-Nya. Kedua, Allah menunjukkan perlindungan-Nya kepada Isa al-Masih. Ketiga, Allah juga menunjukkan bagaimana dia menghinakan musuh-musuh Isa al-Masih.

Ibnu Katsir mengatakan dalam tafsirnya, “Demikian itulah yang terjadi. Sesungguhnya ketika al-Masih diangkat Allah ke langit, sahabat-sahabatnya tercerai-berai menjadi beberapa golongan. Ada yang beriman kepada apa yang dibawanya bahwa ia adalah hamba dan Rasul-Nya serta seorang anak dari seorang hamba-Nya. Di antara mereka ada juga yang berlebih-lebihan menyanjungnya hingga menjadikannya sebagai anak Allah, adapula yang menganggap bahwa ia adalah Allah dan adapula yang menganggapnya sebagai salah satu dari trinitas.”

Tentu ayat ini menjadi hiburan bagi umat Muhammad Saw. atau orang-orang yang mengikuti jejak para nabi dan rasul. Sering disudutkan dengan tuduhan tak bersandar bukan masalah, sebab nabi dan rasul pun mengalamio hal yang sama. Tuduhan teroris, radikal, penganut agama kekerasam dan tuduhan lainnya tidak perlu dimasukkan ke dalam hati, sebab di sisi Allah pengikut para nabi dan rasul itu lebih tinggi dari orang kafir. Islam dan umat Islam-lah yang akan selalu menjadi agama dan umat yang paling mulia. *Ditulis dari Kajian Tadabbur Kamis Pagi oleh KH Bachtiar Nasir di AQL Islamic Center, Tebet, Jakarta Selatan, 27/9/18.

*Mohajer

Sebarkan Kebaikan!

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close