ArtikelSirah
Trending

Jangan Remehkan Amalan Kecil

KADANG kita acuh tak acuh terhadap amalan yang dianggap kecil. Tapi tahukah kita bahwa kecil dalam pandangan kita belum tentu kecil di sisi Allah Swt.. Amalan kecil yang dikerjakan secara konsisten lebih afdhal daripada amalan besar tapi hanya sekali.

Ummu Mahjan. Seorang wanita lemah dan berkulit hitam yang tinggal di Madinah. [Ibnu Sa’ad dalam ath-Thabaqat (VIII/414)].

Ia termenung, berfikir, dan mencari amalan yang bisa mengangkat derajatnya di sisi Allah Swt… Tubuhnya lemah, tak punya harta, lantas apa yang bisa diberikan untuk Islam? Pertanyaan ini yang selalu terngiang. Hari-harinya dipenuhi tanya yang tak berbuah jawab. Walau demikian tak sedikit pun putus asa ia izinkan merasuki jiwanya hingga melemahkan tekadnya untuk menolong agama Allah. Sebab putus asa adalah jalan yang tidak dikenal oleh orang beriman.

Tekad dan iman yang kuat membawa dirinya pada keputusan untuk menjadi hamba yang bernilai di sisiNya. Senyum menghampirinya saat terlintas Masjid nabawi dalam benaknya, “Bukankah masjid nabawi itu belum ada yang membersihkan?” begitu kira-kira tanya yang muncul dibenaknya.

Tanpa berfikir panjang, wanita miskin dan lemah itu mengumpulkan lidih dari daun kurma, lalu diikat dan jadilah sapu yang dia pakai untuk membersihkan Masjid nabawi. Setiap hari tak ia izinkan satu kotoran pun masuk ke masjid tersebut hingga Rasulullah dan para sahabatnya nyaman untuk shalat, bahagia saat musyawarah, dan tenang melakukan aktivitas apapun di dalam masjid sebab tampak bersih.

Ia tidak pernah meremehkan pentingnya membersihkan kotoran untuk membuat suasana yang nyaman bagi Rasulullah dan para sahabatnya dalam bermusyawarah yang senantiasa mereka kerjakan secara rutin. Ummu Mahjan terus menerus menekuni pekerjaan tersebut hingga wafat.

Saat ia wafat barulah makna dibalik amalan kecil yang dikerjakan secara konsisten teringkap. Sebab tak ingin mengganggu istirahat baginda Rasulullah, para sahabat lansung menshalatkan dan menguburkannya di Baqi‘ul Gharqad tanpa sepengetahuan nabi.

Pagi harinya Rasulullah merasa kehilangan wanita itu, kemudian beliau tanyakan kepada para sahabat, mereka menjawab, “Beliau telah dikubur wahai Rasulullah, kami telah mendatangi anda dan kami dapatkan anda masih dalam keadaan tidur sehingga kami tidak ingin membangunkan anda.” Maka beliau bersabda, “Marilah kita pergi!” Lantas bersama para shahabat, Rasulullah pergi menuju kubur Ummu Mahjan. Maka Rasulullah berdiri, sementara para sahabat berdiri bershaf-shaf di belakang beliau, lantas Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam menshalatkannya dan bertakbir empat kali [lihat al-Ishabah dalam Tamyizish Shahabah (VIII/187)]

Sebuah riwayat dari Abu Hurairah, bahwa ada seorang wanita yang berkulit hitam yang biasanya membersihkan masjid, suatu ketika Rasulullah merasa kehilangan dia, lantas beliau bertanya tentangnya. Mereka telah berkata, “Dia telah wafat.” Rasulullah bersabda, “Mengapa kalian tidak memberitahukan hal itu kepadaku?” Abu Hurairah berkata, “Seolah-olah mereka menganggap bahwa kematian Ummu Mahjan itu adalah hal yang sepele.” Rasulullah bersabda, “Tunjukkan kepadaku di mana kuburnya!” Maka mereka menunjukkan kuburnya kepada Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam kemudian beliau menyalatkannya, lalu bersabda:

إِنَّ هٰذِهِ الْقُبُورَ مَمْلُوءَةٌ ظُلْمَةٌ عَلَى أَهْلِهَا، وَإِنَّ اللّٰهَ يُنَوِّرُهَا لَهُمْ بِصَلاَتِي عَلَيْهِمْ

“Sesungguhnya kubur ini terisi dengan kegelapan atas penghuninya dan Allah meneranginya bagi mereka karena aku telah menyalatkannya.” [Lihat al-Ishabah (VIII/187), al-Muwatha’ (I/227), an-Nasa’i (I/9)]

Pelajaran penting yang bisa dipetik dari kisah tersebut adalah jangan pernah meremehkan amalan kecil. Sebab Allah tidak melihat besar kecilnya sebuah amalan, yang dinilai adalah keistiqomahan dalam melaksanakan amalan tersebut. Tentu amalan kecil yang dikerjakan secara konsiten akan lebih afdhal daripada amalan besar namun hanya sekali. Jadi, jangan remehkan amalan kecil. *Ditulis dari tausiah Ustadz DR. Amir Faishol Fath dalam kajian DKM AQL di AQL Islamic Center, Sabtu, 24/11/2018.

Sebarkan Kebaikan!

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close