InternasionalNewsUncategorized

Isi Kuliah Umum PPI di Turki, Ini Pesan UBN

TURKI (AQLNEWS) – “Yakinlah kalian suatu saat akan menjadi orang besar, maka bersiaplah” ujar Pimpinan AQL Islamic Center Ustadz Bachtiar Nasir ke Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Turki saat memberi taujih di Gedung Baru Jamiah Az-Zahra.

Taujih yang diadakan PPI pada hari Rabu, 6 Februari 2019 itu dihadiri puluhan mahasiswa Indonesia dan mahasiswa Asia Tenggara lainnya seperti Thailand dan Malaysia yang tersebar di Turki. Tampak mahasiswa yang datang dari berbagai Negara tersebut sangat antusias mengikuti materi yang disampaikan oleh UBN, “Sangat senang bisa bertemu dengan ustadz Bachtiar Nasir yang selama ini saya idolakan.” ujar perwakilan mahasiswa saat diberi kesempatan untuk memberi sambutan.

Setelah berbagi kisah tentang perjalanan beliau menuntut ilmu di negeri nabi, Sekjen Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) tersebut menyampaikan beberapa tips dalam menuntut ilmu diperantauan sebagaimana budaya Salaf dan Sunnah.

Pertama, Membersihkan diri dan hati. Beliau mengutip perkataan Imam Syafi’i, “ Ilmu adalah cahaya yang tidak akan diberikan kepada mereka yang bermaksiat,” ucapnya. Tentu dengan menyadari hal ini kita akan fokus dalam perjalanan menuntut ilmu untuk mencari ridha Allah, menghindari semua yang dilarang dan yang mendatangkan kemurkaanNya. Sebab maksiat akan menjadikan ilmu tidak berkah dan ujungnya tidak akan bermanfaat.

Kedua, Tidak ada waktu kecuali untuk Ilmu. Bahkan kata beliau, liburan pun untuk menggali hikmah yang disajikan oleh alam, dengan mentadabburi ayat-ayat kauniyahNya, “Liburan, Hape, kuota internet untuk Ilmu,” tuturnya.

“Ilmu seperti penerang di kegelapan, pakai terus jangan dimatiin, dan jangan lupa selalu charge,

Menurut beliau, Hal yang harus paling diperhatikan dalam menuntut ilmu adalah menjadikan ketakwaan sebagai barometer pencapaian dalam menuntut ilmu. Tentu bertentangan dengan liberalisme barat yang menjadikan materialisme sebagai standarisasi dalam menuntut ilmu. “Kalian akan menjadi paling bergengsi diantara Teman-teman bangsa dunia kalau kalian menjadikan Taqwa menjadi barometer” ucapnya.

Selain itu, pesan beliau kepada mahasiswa yang tergabung dalam PPI adalah saling memahami perbedaan. Perbedaan itu dinikmati, bukan dipertengkarkan. “Ketika kita tidak bisa menerima tabiat (karakter) orang lain, yakin itu kitanya yang masih gagal memahami perbedaan.” ujar UBN

Sebarkan Kebaikan!

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close