ArtikelTausiyah

Iman dan Ramadhan

Menggapai Derajat Takwa Melalui Iman

RAMADHAN telah mendekap hamba-hamba beriman dengan ampunan serta membakar dosa-dosanya. Ramadhan yang berlimpah rahmat Allah Swt.. Pada bulan ini orang yang ada iman dihatinya akan merasakan pintu surga dibuka sehingga mudah melaksanakan ibadah dan pintu neraka ditutup sehingga susah untuk melanggar perintah sang pencipta.

Kaitan iman dan ramadhan sangat kuat, tidak bisa dipisahkan. Hanya orang yang beriman yang mampu mencapai goals ramadhan yaitu takwa.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,” (QS. Al Baqarah: 183).

Terungkap dalam ayat ini pesan yang sangat jelas, Allah menyeru orang beriman bukan muslim. Karena hanya beriman yang mampu menyambut dengan ikhlas perintah puasa.

Spitritualitas itu bertingkat. Saat mengikrarkan syahadat maka telah disebut muslim kemudian akan naik tingkat menjadi mukmin (beriman) dan sampai mencapai derajat muttaqin (orang bertakwa). Mengani hal ini, surat Al Hujurat ayat 14 menggambarkan sangat jelas. Suatu ketika orang badui menemui Rasulullah Saw. dan mengatakan mereka telah beriman. Orang-orang Arab Badui itu berkata: “Kami telah beriman”. Katakanlah: “Kamu belum beriman, tapi katakanlah ‘kami telah tunduk’, karena iman itu belum masuk ke dalam hatimu; dan jika kamu taat kepada Allah dan Rasul-Nya, Dia tidak akan mengurangi sedikitpun pahala amalanmu; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.

Hal ini pula yang melatar belakangi sehingga fenomena kebangkitan umat Islam perlu upgrading iman, dari muslim menjadi mukmin. Indonesia menjadi muslim terbesar di dunia, tapi selama masih bertengger pada status muslim maka akan lemah ilmu, pemikiran, politik, ekonomi, hukum, sosial, bahkan lemah pangan dan militer. Derajat takwa tidak akan bisa dicapai jika masih berstatus muslim. Termaktub dalam surat Al A’raaf ayat 96. Ketika penduduk suatu negeri bertakwa maka akan dibukakan pintu keberkahan langit dan bumi.

Ramadhan adalah momentum penempaan iman agar naik level ke takwa. Disebutkan secara tersirat dalam hadis bahwa hanya orang beriman yang mampu menegakkan shiam (puasa) dan qiyam (shalat) di bulan ramadhan. Kesuksesan di bulan ramadhan akan diraih saat ada iman dan ihtishaban (penuh perthitungan sampai ke akhirat).

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Siapa berpuasa Ramadhan imanan wa ihtisaban (dengan keimanan dan mengharap pahala), diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. (HR. Bukhari dan Muslim)

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa yang menunaikan shalat malam di bulan Ramadan imanan wa ihtisaban (dengan keimanan dan mengharap pahala), diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Sebuah berani tidak makan dan minum serta tidak mengespresikan syahwatnya karena takut kepada Allah Swt.. Takwa seperti ini yang dibuahkan oleh iman. Iman yang berasal dari lubuk hati yang paling dalam. Namun demikian, iman tidak cukup hanya keyakinan dalam hati, harus diikrarkan oleh lisan, dan direalisasikan melalui perbuatan.

Allah juga telah menjamin dua kegembiraan bagi orang berpuasa; kegembiraan saat berbuka dan saat bertemu dengan Tuhannya. Tidak hanya sekedar makan minum, tapi iman di hati akan menghadirkan Allah yang Maha Pemberi Rezeki melalui makanan itu. Dia akan memperlihatkan wajah-wajah-Nya kepada orang berbuka melalu makanan itu; wajah-Nya yang Maha Pengasih, wajah-Nya yang Maha Pemberi Rezeki, Wajah-Nya yang Maha Membalas segala kebaikan. Dalam kondisi hati yang penuh iman itulah orang berbuka akan mendapatkan kegembiraan. Saat berbuka mampu “melihat” Allah dan pada saat itulah ia merasakan perjumpaan dengan Tuhannya. *Ditulis dari tausiyah KH Bachtiar Nasir.

*MN

Sebarkan Kebaikan!

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close