Empat Pesan KH Bachtiar Nasir untuk Relawan Pemimpin Muslim

JAKARTA (AQLNEWS) – Ada empat pesan penting bagi para relawan pemimpin Muslim untuk memenangkan pertarungan dalam pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta, 19 April 2017. Hal itu disampaikan Pimpinan AQL Islamic Center KH Bachtiar Nasir saat menjadi pembicara pada acara Konsolidasi Relawan Gerakan Kemenangan Jakarta (Gema Jakarta) di Masjid Agung al-Azhar Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (26/03/17).

Gema Jakarta menggelar konsolidasi relawan untuk mengawal dan memenangkan kepemimpinan Muslim di Jakarta. Acara itu dihadiri KH Bachtiar Nasir, Ketua Umum PP Wahdah Islamiyah Ustadz Zaitun Rasmin, motivator Ustadz Jamil Azzaini, dan Neno Warisman.

Kepada ribuan relawan yang hadir, KH Bachtiar Nasir berpesan empat hal agar mendapat pertolongan Allah Ta’ala dalam perjuangan memenangkan kepemimpinan Muslim. Pertama adalah ikhlas, kedua bekerja keras, ketiga berani berinfak, dan keempat dekat dengan masjid.

“Perkuat keikhlasan kepada Allah SWT serta barengi dengan kerja keras dan nikmatilah pertolongan Allah SWT,” tegas Sekjen MIUMI Pusat ini.

Dia menegaskan, tugas umat Islam adalah memperjuangkan nilai-nilai Islam. Karenanya, umat Islam khususnya para relawan Muslim agar tidak terprovokasi dan ikut menghujat, memfitnah, menghina, atau menyebarkan berita hoaks di media sosial (medsos). Jika umat Islam terseret arus medsos yang kerap memfitnah, menghina, dan menyebarkan berita hoaks, hal itu bisa menghambat pertolongan Allah SWT.

Khususnya bagi para relawan Muslim untuk kemenangan Jakarta, KH Bachtiar berpesan agar tidak sekedar rela tapi harus ikhlas. Nabi Ibrahim AS tidak rela ketika diperintahkan menyembelih anaknya tapi beliau ikhlas mengerjakan perintah itu. Sebab gerakan orang-orang yang ikhlas pasti mendapat pertolongan Allah SWT. Dia mengatakan, gerakan relawan saja belum tentu mendaptkan pertolongan Allah.

“Kubu calon lain (di Pilgub DKI) juga punya relawan. Akan tetapi yang membedakan kita dengan mereka adalah keikhlasan,” tegas Ketua GNPF-MUI ini.

Dia mengingatkan, jika pasangan Muslim Anies Baswedan-Sandiaga S Uno menjadi gubernur, bisa saja punya kebijakan yang membuat umat kecewa. Jika umat Islam hanya sampai pada rela maka pasti akan benci, kecewa, dan resah. Tapi bagi orang yang ikhlas itu tidak mengharapkan sedikit pun balasan kecuali balasan dari Allah SWT.

Ketika keikhlasan yang menggerakkan hati untuk memenangkan pemimpin Muslim maka yang kedua yang harus dilakukan adalah bekerja keras. “Setelah ikhlas karena Allah SWT maka selanjutnya adalah kerja keras,” katanya.

Yang ketiga adalah mengorbankan harta demi kepentingan agama Allah SWT dan insya Allah berapa pun yang diinfakkan maka akan berbalas di sisi Allah SWT. “Tidak usah takut dengan berapa pun yang kalian keluarkan. Bagaimana mungkin sesuatu dikatakan kecil kalau sudah dikabulkan oleh Yang Maha Besar,” kata guru Tadabbur Al-Qur’an ini.

Sesungguhnya, kata dia, yang dibutuhkan sekarang adalah jihad harta. Inilah yang paling utama ketika melihat fenomena yang sedang terjadi. Berapa pun yang kita keluarkan maka akan melahirkan benih-benih kemakmuran, kesejahteraan, dan kekuatan di Indonesia.

Keempat, menjadikan masjid sebagai pusat gerakan dan pusat pembinaan akhlakul karimah. Melawan kekuatan materi dengan sesuatu yang sederhana saja yaitu menunjukkan akhlakul karimah, baik dalam interaksi sehari-hari maupun di medsos. “Jangan sampai itu menjadi penghalang datangnya pertolongan Allah SWT,” katanya.

Yakinlah bahwa semua yang menjadi relawan Muslim di Jakarta pasti menang, dan sedikit pun tidak boleh ragu. Namun yang dibutuhkan adalah pertolongan Allah SWT.

“Pertolongan itu akan datang jika kita ikhlas karena Allah Ta’ala, bekerja keras, berani menginfakkan yang kita punya karena Allah SWT, dan dekat dengan masjid untuk kemenangan ini,” ungkapnya.

Satu hal lagi harus diingat, katanya, siapa pun yang terpilih menjadi gubernur Jakarta adalah yang terbaik. Jangan lemah dan putus asa, pasti di balik semua takdir Allah itu baik. Sebab, orang-orang yang ikhlas di jalan Allah tidak pernah kecewa dengan apa yang telah ditetapkan oleh Allah. *muhajir/azh

Sebarkan Kebaikan!