News

Berburu Berkah Baitul Maqdis

JAKARTA (AQLNEWS)- “Baitul Maqdis adalah tanah yang diberkahi Allah Swt.. Bangsa bahkan individu yang berjuang membebaskan Baitul Amin Maqdis akan mendapatkan percikan keberkahan dari Baitul Maqdis,” Ungkap KH Bachtiar Nasir di Masjid Al Ittihad, Tebet, Jakarta Selatan, Ahad, 06 Mei 2018.

Pimpinan Spirit of Aqsa itu mengutip surat Al Isra ayat 1. Allah Swt. berfirman:

سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا ۚ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ

Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”(QS. Al Isra’: 1).

Keberkahan yang disebutkan ayat tersebut tidak terbatas di Baitul Maqdis dan Masjid Al Aqsa saja. “Ayat ini tidak terbatas di Al Aqsa saja, Indonesia bisa mendapatkan. Yaitu dengan cara menjadi pejuang-pejuang pembebasan Baitul Maqdis,” ucap KH Bachtiar Nasir.

Dari tadabbur KH Bachtiar Nasir ada dua keberkahan yang akan didapatkan oleh orang-orang memperjuangkan kebebasan Baitul Maqdis.

“Ada dua (keberkahan) yg bisa didapatkan. Pertama, Allazi baaraknaa haaulahu yang telah Kami berkahi sekelilingnya’. Kalian akan mendapatkan keberkahan itu,” ucapnya.

Nabi Ibrahim as. dibaiat menjadi pemimpin manusia di Baitul Maqdis. Di tanah itu juga dimakamkan ribuan nabi dan rasul serta banyak sahabat.
“Barometer dikuasai dunia ini oleh kekuatan baik atau jahat adalah siapa yang menguasai Baitul maqdis,” ungkap Pimpinan Spirit of Aqsa.

Kedua, linuryahu min aayaatina agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami.”

“Jika hati sudah terpaut (dengan Baitul Maqdis), setiap kita akan memiliki keistimewaan sendiri dari percikan keberkahannya. Ibarat tahajjud. Para pejuang Baitul Maqdis akan diperlihatkan ayat-ayat Allah Swt.,” Urainya.

Kalau shalat adalah mi’raj orang beriman, lanjut KH Bachtiar Nasir, kita tidak bisa melakukan mi’raj jika hati terputus dari Al Aqsa. “Bahkan turunnya perintah shalat itu terkait Al Aqsa,” katanya.

“Dalam ayat ini juga terdapat kata quranul fajr. Artinya Al-Qur’an yang kita baca hanya dimi’rajkan kalau hati kita terhubung dengan Al Aqsa,” tegas Sekjen MIUMI itu.

“Jika tak mampu ke sana untuk berperang melawan kezaliman Penjajah Israel, minimal kirim minyak (bantuan) agar bisa menerangi Al Aqsa,” lanjut KH Bachtiar.

Untuk itu, hadirilah aksi Indonesia Bebaskan Baitul Maqdis pada hari Jumat, 11 Mei 2018 nanti di Monumen Nasional (Monas). Aksi ini akan diadakan sejak shalat berjamaah sampai shalat Jum’at.

Sebarkan Kebaikan!

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close