ArtikelTausiyah
Trending

3 Macam Hidayah dalam Al-Qur’an

BANDUNG (AQLNEWS) – Pimpinan AQL Islamic Center Ustadz Bachtiar Nasir mengungkapkan bahwa hidayah tak hanya satu rupa saja, dalam Alquran disebutkan 3 macam hidayah. “Ada tiga macam hidayah dalam Alquran jika ingin mengamalkan Aqluran dengan benar,” Ucapnya dalam Majelis Taklim Pengwil Jabar IPPAT di Gedung Pusat Dakwah Islam (PUSDAI JABAR), Bandung, Rabu Malam, (14/2).

Pertama, Hidayah Al Khalqi.

Hidayah jenis ini adalah hidayah yang datang bersama penciptaan manusia. Maksud kata hidayah dalam golongan ini adalah akal manusia yang memiliki kemampuan untuk berfikir dan memahami sesuatu. Kebebasan berkehendak dan memilih lahir melalui hidayah Al Khalqi ini. dengan hidayah ini juga Allah memberikan potensi baik dan buruk pada manusia sebagai konsekuensi kebebasan berkendak atau kebebasan memilih.

Sebagaimana dalam firman Allah Swt., “Dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya), maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya,” (QS AS Syams : 8). Pada ayat lain disebutkan, “Dan Kami telah menunjukan kepadanya dua jalan,” (QS. Al Balad : 10).

Kedua, Hidayah Al Irsyad wa Al Bayan.

Hidayah dalam jenis ini adalah hidayah yang diturunkan Allah dengan diturunkannya al qur’an dan diutusnya Rasulullah SAW kepada seluruh manusia. Hal ini berfungsi sebagai tuntunan bagi manusia dalam melaksanakan tugasnya di dunia sebagai khalifah di muka bumi.

Allah Swt. berfirman, “Dia-lah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk (Al Qur’an) dan agama yang benar agar Dia memenangkannya di atas segala agama meskipun orang-orang musyrik benci,” (QS. Ash Shaff :9). Juga dalam surat Al-Baqarah ayat 185, “Bulan ramadhan yang di dalamnya diturunkan Al qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil),”

Ketiga, Hidayah At Taufiq.

Hidayah ini adalah persetujuan atau kemudahan yang datang dari Allah ketika seseorang menjalankan ketaatan kepadaNya dan menjauhi segala larangan-Nya. Ketika seorang hamba melaksanakan ketaatan kepada Allah dengan maksimal maka Allah pun akan memberikan taufiq kepadanya agar dapat menjalankan ketaatan itu dengan lebih mudah.

Allah Swt. berfirman, “Barangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) islam. Dan barangsiapa yang dihendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman,” (QS. Al An’am :125)

Vidionya bisa didengarkan melalui chanel you tube AQL Islamic Center dengan judul : Keseimbangan Antara Kehidupan Beragama, Berkeluarga dan Bekerja

Sebarkan Kebaikan!

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close