2 Kata Kunci yang Membuat Doa Dikabulkan

KITA tahu bahwa manusia adalah mahluk yang memiliki banyak keterbatasan dan kekurangan, disisi lain banyak harapan yang ingin diraih. Terkadang ada perasaan bahwa kita telah memberikan usaha terbaik untuk mencapai harapan, namun tidak membuahkan hasil yang diinginkan. Dalam kondisi demikian, kita sebagai mahluk lemah dan penuh keterbatasan membutuhkan pertolongan, membutuhkan tempat untuk mengadu, dan menenangkan diri.

Saat kita berada dalam titik tersebut, Al-Qur’an dengan jelas mengabarkan kemana kita harus mengadu- mengadu lewat doa. Karena dalam berdoa kita menyadari ada kekuatan dahsyat diluar kuasa kita. Sebuah kekuatan yang mampu menolong dan membantu semua permasalahan dalam hidup kita.

Dalam kitab Sunan Abu Daud (Hadits Sunan Abu Daud No 1278 : Doa) termaktub dua kata kunci yang jika disebut sebelum memohon kepada Allah, pasti Allah akan mengabulkan permohonan kita.

 حدثنا مسدد حدثنا عيسى بن يونس حدثنا عبيد الله بن أبي زياد عن شهر بن حوشب عن أسماء بنت يزيد أن النبي صلى الله عليه وسلم قال اسم الله الأعظم في هاتين الآيتين وإلهكم إله واحد لا إله إلا هو الرحمن الرحيم وفاتحة سورة آل عمران الم الله لا إله إلا هو الحي القيوم

 

“Nama Allah yang paling agung ada dalam dua ayat ini: WA ILAAHUKUM ILAAHUN WAAHIDUN LAA ILAAHA ILLAA HUWAR RAHMAANURRAHIIM, dan permulaan Surat Ali ‘Imran: ALIF LAAM MIIM, ALLAAHU LAA ILAAHA ILLAA HUWAL HAYYUL QAYYUUM.” (HR Abu Daud)

Imam Abi Hamid Al-Ghazali menerangkan dalam kitabnya Al-Maqshadul asna syarhi asmaa illahi Husna:

“Sebuah warid menerangkan, Rasulullah saw berkata: “Ismul a’zhom terdapat dalam dua buah ayat. Pertama “Wa ilaa hukum” sampai akhir (Ar-Rahim) dan kedua, ayat permulaan surah Ali Imran, yaitu “ Alif laam miin sampai akhir” (Al-Qayyuum).

Selain itu Imam Al-Ghazali menerangkan ada sebuah hadist yang menjelaskan bahwa pada suatu peristiwa Rasulullah saw mendengar seseorang yang mengucapkan do’a seperti tersebut diatas. Lalu Rasulullah saw berkata: “Demi diriku yang dijadikan Tuhan, sesungguhnya dia berdo’a dengan ismul a’zhom. Apabila meminta dengannya nizcaya diberi Tuhan dan apabila berdo’a dengannya, niscaya diperkenan Tuhan.

KH Bachtiar Nasir dalam majelis Tadabur Asma Al-Husna juga menyebutkan bahwa dalam riwayat Abu Daud ini dijelaskan dua nama Allah yang Agung dan dikatakan bahwa barangsiapa yang berdoa dan doanya memulai dengan membaca kedua ayat ini maka doanya pasti dikabulkan oleh Allah.

Ayat yang pertama terdapat dalam surat Al-Baqarah ayat 163:

 

وَإِلَٰهُكُمْ إِلَٰهٌ وَاحِدٌ ۖ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الرَّحْمَٰنُ الرَّحِيمُ

 

Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. (QS. Al-Baqarah : 163)

 

الم. اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ

 

Alif laam miim. Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya. (QS. Ali-Imran : 1-2)

 

Akan lebih baik lagi jika kedua ayat ini dibaca tiga kali sebelum berdoa.

 

*Gubahan M

Sebarkan Kebaikan!