150 Warga Kalbar Ajak Umat Islam Kawal Pilgub Jakarta

JAKARTA (AQLNEWS) – Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta mendapat perhatian dari sekitar 150 warga dari Kalimantan Barat (Kalbar). Warga dari berbagai elemen dan latar belakang tersebut tergabung dalam wadah Gerakan Muslim Kalbar untuk Jakarta khusus untuk mengawal jalannya Pilgub DKI putaran kedua.

Mereka tiba di Ibu Kota sejak Jumat (3/3/17) dan akan bertahan sampai Pilgub DKI selesai digelar. Selain mengawal kepemimpinan muslim di Jakarta, mereka juga mengawal penyelesaian kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama serta mengawal ulama dari kriminalisasi dan fitnah yang secara massif ditujukan untuk mendegradasi keberadaan ulama melalui media sosial.

“Kami sudah dibuat malu oleh segelintir warga Kalbar yang menolak kedatangan Ustadz Tengku Zulkarnain. Makanya kami ingin membayar itu dengan datang ke Jakarta untuk mengawal pilgub DKI, menjaga ulama, dan ikut arahan ulama,” ungkap inisitor aksi 150 umat Islam Kalbar ke Jakarta saat bertamu ke Markaz AQL Islamic Center, Tebet, Jakarta, Selasa (7/3/17).

Mereka diterima langsung oleh KH Bachtiar Nasir selaku pimpinan AQL Islamic Center. KH Bachtiar menilai kedatangan 150 warga Kalbar tersebut patut diapresiasi sekaligus menjadi pemantik jihad khususnya untuk kepemimpinan muslim dalam Pilgub DKI . “Semangat umat Kalbar luar biasa dan menjadi pemantik jihad. Kalian adalah orang-orang pilihan. Perbanyak zikrullah.  Selain usaha fisik, usaha ruhiyah jauh lebih penting untuk memberikan kemenangan Islam,” ungkap KH Bachtiar Nasir kepada rombongan warga Kalbar yang dipimpin oleh Bambang Widiyanto.

Salah satu komitmen warga Kalbar tersebut adalah ikut mengawasi jalannya proses pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Menanggapi hal ituz, KH Bachtiar Nasir berpesan, jika satu TPS akan diawasi dan dipantau oleh umat Islam maka dibutuhkan 130.000 relawan. “Karenaya silakan masing-masing menyiarkan kegiatan dan kedatangannya ke Jakarta agar umat Islam di daerah lain juga ikut berpartisipasi untuk pilkada Jakarta. Minimal butuh 130 ribu relawan,” ungkap KH Bachtiar Nasir.

Bambang Widiyanto selaku pimpinan rombongan berharap umat Islam dari daerah-daerah lain juga perlu merapat ke Jakarta demi menjaga pilgub DKI yang jujur, langsung, umum, bebas, dan rahasia. “Kami dengar pada pencoblosan putaran pertama banyak yang merecoki TPS. Kami dari Kalbar siap mengamankan,” kata Bambang. *

Reporter : Muhajir / Editor: Azhar Az

 

 

 

 

Sebarkan Kebaikan!